Pasar Asia Bersiap Menghadapi Kelemahan Saat Pengambilan Keuntungan Akhir Tahun Meningkat

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Pasar saham Hong Kong menunjukkan sinyal penurunan lebih lanjut karena tekanan pengambilan keuntungan semakin meningkat menjelang hari-hari terakhir tahun 2024. Indeks Hang Seng turun 183,70 poin atau 0,71 persen menjadi 25.635,23, memperpanjang kerugiannya setelah reli dua minggu yang kuat yang telah mendorong benchmark sekitar 600 poin lebih tinggi.

Saham Teknologi dan Properti Memimpin Penurunan

Penurunan ini terutama didorong oleh kelemahan di sektor teknologi dan properti, yang telah menjadi favorit pasar selama sebagian besar kenaikan terakhir. Nama-nama teknologi utama mengalami penurunan di seluruh papan: Alibaba Group turun 1,85 persen, Xiaomi Corporation kehilangan 1,71 persen, dan CSPC Pharmaceutical merosot 2,28 persen. Pengembang properti juga mengalami tekanan, dengan Hang Lung Properties turun 1,84 persen dan China Resources Land menurun 2,09 persen. Barang konsumsi tidak luput dari dampak, dengan Nongfu Spring anjlok 3,00 persen dan China Mengniu Dairy turun 2,18 persen.

Namun, tidak semua saham menyerah. Bank Industri dan Komersial China melonjak 1,63 persen, sementara CITIC naik 0,50 persen dan Li Auto menguat 1,61 persen, menunjukkan pembelian selektif pada nama-nama defensif dan otomotif.

Kelemahan Wall Street Menetapkan Suasana untuk Asia

Pembukaan pasar Hong Kong pada hari Selasa kemungkinan akan mencerminkan nada lembut yang sudah ditetapkan oleh pasar AS, yang ditutup campuran hingga lebih rendah pada hari Senin. Dow Jones Industrial Average turun 249,04 poin atau 0,49 persen menjadi 48.461,93, sementara NASDAQ turun 118,75 poin atau 0,50 persen menjadi 23.474,35. S&P 500 kehilangan 24,20 poin atau 0,35 persen untuk ditutup di 6.905,74.

Kelemahan ini mencerminkan pengambilan keuntungan secara luas menjelang akhir tahun, dengan nama-nama teknologi megakapasitas seperti Nvidia dan Oracle mengalami penurunan yang signifikan. Pasar Eropa memberikan sinyal campuran, ditutup datar hingga sedikit turun, memberikan sedikit dukungan untuk saham Asia.

Pasar Energi Menguat karena Ketegangan Geopolitik

Berbeda dengan kelemahan saham, harga minyak mentah melonjak karena risiko geopolitik yang meningkat. Minyak mentah West Texas Intermediate untuk pengiriman Februari naik $1,25 atau 2,20 persen menjadi $57,99 per barel, didorong oleh meningkatnya ketegangan Rusia-Ukraina, konflik baru di Timur Tengah, dan meningkatnya permusuhan AS-Venezuela. Perkembangan ini secara kolektif memperbesar kekhawatiran pasokan dan mendukung kompleks energi.

Apa yang Perlu Dipantau

Prospek jangka pendek untuk saham Hong Kong tampaknya menantang, dengan penjualan global dan penyesuaian portofolio menjelang akhir tahun kemungkinan akan mempertahankan tekanan pada Indeks Hang Seng. Pedagang harus memantau data ekonomi AS, terutama kejutan dalam metrik perumahan, yang dapat mempengaruhi sentimen secara lebih luas menjelang 2025.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)