Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Waktu Beijing, pukul 3 pagi hari Rabu, risalah rapat Federal Reserve bulan Desember akan segera dirilis. Meskipun rapat tersebut menyelesaikan pemotongan suku bunga ketiga kalinya pada tahun 2025, suara penolakan mencapai level tertinggi sejak 2019—tiga anggota menentang, dua mendukung penangguhan, dan satu meminta pemotongan langsung sebesar 50 basis poin. Tingkat perbedaan pendapat ini benar-benar mencerminkan pertarungan sengit di dalam pengambil keputusan.
Ada tiga poin utama yang tidak boleh dilewatkan dari risalah ini: pertama, bagaimana menafsirkan potensi overestimasi data ketenagakerjaan; kedua, apakah arah kebijakan tahun 2026 dapat terlihat dari situ; ketiga, apakah ambang batas pemotongan suku bunga benar-benar meningkat secara substantif.
Dari grafik titik, kita bisa melihat betapa terbelahnya internal. Prediksi median pejabat untuk tahun 2026 menunjukkan hanya penurunan 25 basis poin, tetapi ada yang sama sekali tidak berencana menurunkan, dan ada yang memperkirakan akan menurunkan dua kali. Ini benar-benar dua dunia yang berbeda dalam persepsi.
Strategi pasar saat ini adalah: tetap diam di Januari (kemungkinan besar 84%), tetapi tetap harus menurunkan dua kali di tahun 2026. Masalahnya, jika risalah menunjukkan sikap menunggu yang lebih kuat, dolar AS mungkin akan menguat kembali, dan aset risiko akan tertekan. Inflasi, ketenagakerjaan, ketidakpastian politik—tiga kekuatan ini saling tarik-menarik, dan Federal Reserve harus menyeimbangkan faktor-faktor ini. Risalah ini mungkin menjadi awal dari naskah kebijakan moneter tahun ini.