Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Jepang melawan kelemahan yen: Bank Sentral menaikkan suku bunga, tetapi pasar mengejek ekspektasinya
Keputusan terbaru Bank of Japan untuk menaikkan suku bunga menjadi 0.75%—tingkat tertinggi dalam tiga dekade—tidak berhasil menghentikan penurunan yen. Bahkan, mata uang Jepang ini menyentuh level terendah dalam sejarah, menunjukkan bahwa pasar sudah memperkirakan langkah ini jauh sebelum pengumuman resmi.
Mengapa tingkat 0.75% tidak cukup?
Meskipun 0.75% mungkin terlihat sebagai kenaikan yang signifikan secara historis, kenyataannya lebih kompleks. Tingkat riil (disesuaikan dengan inflasi) tetap negatif, yang berarti bahwa para penabung kehilangan daya beli. Kesenjangan antara tingkat nominal dan inflasi ini adalah faktor utama yang diamati oleh para pelaku pasar saat membuat keputusan investasi.
Kembalinya carry trades: Menjual yen untuk mencari hasil
Dengan tingkat riil yang negatif di Jepang, para pelaku pasar kembali menggunakan strategi carry trades. Mekanismenya sederhana: meminjam dalam yen dengan biaya rendah, menjual yen untuk mendapatkan dolar atau mata uang lain dengan tingkat yang lebih menarik, dan menginvestasikan dana tersebut dalam aset dengan hasil yang lebih tinggi. Dinamika ini adalah penyebab utama depresiasi yen baru-baru ini.
Konteks makroekonomi menambah tekanan tambahan. Panduan yang kurang jelas dari Bank of Japan mengenai langkah kebijakan di masa depan, dikombinasikan dengan tantangan utang kronis negara tersebut, menciptakan ketidakpastian di pasar valuta asing.
Implikasi untuk Bitcoin dan aset kripto
Sejarah Bitcoin menunjukkan pola yang jelas: kenaikan suku bunga biasanya berdampak negatif terhadap performa BTC dalam jangka pendek. Namun, situasi di Jepang lebih bernuansa. Yen yang lebih lemah memperbesar arus modal ke aset dalam mata uang lain, berpotensi menguntungkan aset kripto.
Jika pasangan USD/JPY mencapai level 160, besar kemungkinan Bank of Japan akan melakukan intervensi langsung di pasar valuta asing untuk mempertahankan mata uang tersebut. Intervensi semacam ini akan menimbulkan volatilitas tambahan di pasar global, termasuk Bitcoin.
Untuk memberi gambaran tentang besarnya pergerakan ini: sementara 1000 yen terhadap real Brasil menghasilkan nilai yang mencerminkan depresiasi terbaru, volatilitas pasangan mata uang yang melibatkan yen menciptakan peluang dan risiko bagi trader yang beroperasi dengan leverage di pasar kripto.
Rekomendasi untuk trader
Para pelaku pasar harus memantau altcoin secara ketat, terutama yang sensitif terhadap arus modal internasional. Perubahan dalam kondisi carry trade—yang dipicu oleh penyesuaian kebijakan moneter di Jepang—sering tercermin dalam rotasi modal yang terlebih dahulu mempengaruhi segmen pasar kripto yang lebih kecil.
Situasinya tetap dinamis: Bank of Japan mungkin akan melakukan kenaikan suku bunga di masa depan atau intervensi valuta asing yang akan mengubah total lanskap investasi global.