Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
聯準會轉鷹+科技泡沫焦慮,黃金、比特幣、美股為何同步下跌?
Sebuah "rantai longsor" lintas aset sedang berlangsung. Pada pertengahan November, pasar emas, kripto, dan saham AS seperti terikat oleh satu tali yang sama, semuanya turun secara bersamaan. Indeks Dow Jones jatuh lebih dari 1%, harga emas mendekati garis pertahanan USD, sementara harga @E5@ dan Ethereum turun lebih dari 2%. Pada 18 November, penurunan ini belum berhenti—emas turun selama 4 hari berturut-turut, dengan penurunan 0.4%; sementara turun ke @E5@ USD, menyentuh level terendah dalam hampir 7 bulan.
**Perubahan kebijakan Federal Reserve adalah penyebab utama**
Kepanikan kolektif pasar berasal dari dua faktor utama. Pertama, pejabat Federal Reserve secara serempak "menguatkan sikap hawkish", dan ekspektasi pasar terhadap pemotongan suku bunga 25 basis poin pada Desember telah dipangkas hingga 43%. Ini berarti skenario penurunan suku bunga yang sebelumnya diandalkan untuk menyelamatkan pasar mungkin tidak lagi berlaku. Kedua, logika bisnis saham teknologi dipertanyakan—perusahaan raksasa teknologi yang bergantung pada utang besar untuk mendukung pengeluaran modal terkait AI, biaya pendanaan mulai memburuk, dan penerbitan obligasi Amazon yang dingin menjadi bukti nyata.
**Analisis teknikal sudah memberi peringatan**
Jika fundamental adalah alasan penurunan, maka analisis teknikal adalah sinyalnya. Ketiga indeks utama, S&P 500, Dow Jones, dan Nasdaq, semuanya telah menembus garis rata-rata 50 hari, yang biasanya menandakan tren sedang berbalik dari naik ke turun. Lebih mengkhawatirkan lagi, garis rata-rata 50 hari Bitcoin juga telah menembus garis 200 hari, membentuk "kematian silang" yang terkenal dalam grafik teknikal.
Analis teknikal John Roque berpendapat bahwa tren penurunan Nasdaq belum berakhir, dan penurunan bisa membesar hingga 8%. CTO BTSE Jeff Mei secara langsung menyatakan bahwa di tengah keraguan terhadap valuasi AI dan ketidakpastian prospek pemotongan suku bunga, penurunan lebih jauh Bitcoin sudah menjadi hal yang tak terelakkan.
**Pergerakan emas: perubahan yang didorong oleh likuiditas**
Logika penurunan emas layak dianalisis secara terpisah. Ketika pasar saham mengalami kerugian, aliran dana berubah—investor mulai melepaskan posisi emas untuk menutupi kerugian di aset lain. Analisis dari broker futures Altavest menyebutkan bahwa dalam jangka pendek, tren emas akan sangat sinkron dengan saham, kripto, dan aset risiko lainnya, di mana kebutuhan likuiditas menjadi faktor utama.
**Langkah selanjutnya: di mana ujinya?**
Quaglini dari Hex Trust menunjukkan bahwa koreksi ini mungkin baru awal. Jika pasar saham terus melemah, Bitcoin dengan mudah akan menguji kembali support di sekitar USD. Volatilitas jangka pendek emas mungkin akan terus meningkat sampai tekanan likuiditas mereda.
Chief Investment Officer DoubleLine Capital Jeffrey Gundlach memberikan saran yang patut dipertimbangkan: dalam lingkungan di mana harga aset secara umum terlalu tinggi, portofolio harus mengalokasikan sekitar 20% dari posisi dalam bentuk kas untuk mengantisipasi risiko koreksi besar.
Pergerakan emas, harga Bitcoin, dan indeks saham AS, dari ketiganya mencerminkan perubahan pasar dari optimisme buta menuju kehati-hatian dan konservatisme.