Mengungkap Skema Penipuan USDT|Aplikasi kencan menggoda investasi, dua wanita kehilangan 760.000 koin dan mengalami kerugian besar

Virtual currency scam semakin marak, beberapa kasus penipuan investasi melalui pertemanan yang terungkap baru-baru ini kembali memperingatkan kita. Dua wanita di utara total tertipu sebanyak 76 juta USDT, setara dengan lebih dari 2 miliar TWD, dengan metode yang sangat mirip, mengungkap pola operasi matang dari kelompok penipu.

Analisis Pola Penipuan|Dari Identitas Palsu Hingga Platform Palsu

Jenis penipuan USDT melalui aplikasi pertemanan ini secara garis besar terbagi menjadi tiga tahap:

Tahap Pertama: Membangun Kepercayaan dengan Identitas Palsu
Penipu biasanya mendekati target sebagai teman baru yang tidak dikenal, dengan alasan berkenalan dan melakukan interaksi berkelanjutan. Melalui chat yang sering, berbagi cerita hidup, dan lain-lain, mereka mengikis kewaspadaan korban. Setelah korban melepas rasa curiga dan mulai merasa nyaman, barulah secara perlahan mengarahkan ke topik investasi.

Tahap Kedua: Mengarahkan Investasi Aset Virtual
Begitu topik beralih ke investasi, penipu akan berpura-pura sebagai ahli investasi, mengklaim memiliki pengalaman bertahun-tahun di bidang kripto, dan mengaku menguasai jalur investasi dengan hasil tinggi. Mereka akan mengarahkan korban membeli USDT dan menginvestasikan di platform tertentu, memberikan penarikan kecil di awal untuk membangun kepercayaan, lalu secara bertahap mendorong korban menambah jumlah investasi.

Tahap Ketiga: Membuat Hambatan untuk Menyelesaikan Penipuan
Ketika korban mencoba menarik dana, platform penipuan secara tiba-tiba menolak dengan alasan pajak, biaya administrasi, pencucian uang, dan lain-lain, dan meminta biaya tambahan agar dana bisa dicairkan. Pada saat ini, penipu sudah menghilang, dan korban baru menyadari bahwa mereka telah tertipu.

Kasus Nyata|Mengenal Wajah Asli Penipu

Kasus 1: Penipuan Konsultan Investasi Palsu sebesar 30-an Ribu USDT
Seorang wanita berusia 30-an dari utara pada November tahun lalu di Facebook didatangi oleh akun asing bernama “Xiao Xiong”, yang sering mengirim pesan pribadi dengan alasan berkenalan. Setelah beralih ke LINE, interaksi semakin intens, dan korban mulai percaya pada penipu. Pada Desember, “Xiao Xiong” menyarankan untuk berinvestasi dalam kripto.

Penipu mengaku menjalankan proyek penambangan awan dan memiliki pengalaman investasi yang kaya, lalu mengarahkan korban membeli USDT dan mentransfer ke dompet tertentu. Korban meminjam uang secara bertahap untuk berinvestasi, akhirnya kehilangan lebih dari 30 ribu USDT. Baru setelah dia berbagi pengalaman investasi dan menunjukkan foto “Xiao Xiong”, dia diberitahu bahwa penipu menggunakan foto selebriti terkenal. Saat dia menanyakan, akun tersebut langsung diblokir.

Kasus 2: Penipuan Platform Palsu sebesar 46 Ribu USDT
Seorang wanita berusia 40-an yang bekerja di bidang penjualan pada September tahun lalu bertemu “Zhi Hao” melalui aplikasi pertemanan. Mereka berbicara dengan antusias tentang investasi, dan segera penipu menyuruhnya membeli USDT secara tunai.

Kemudian “Zhi Hao” merekomendasikan sebuah platform bernama “ZENEX”, yang mengklaim menawarkan keuntungan besar. Korban awalnya menginvestasikan 9.700 USDT, dan dalam satu minggu berhasil menarik dana, lalu mulai berinvestasi sebanyak 16 kali. Saat ingin keluar untuk mendapatkan keuntungan di awal Januari, platform tiba-tiba menunda dengan alasan harus membayar pajak dan biaya platform. Lebih parah lagi, platform mengklaim menerima pemberitahuan dari otoritas pengawas yang menuduh sumber dana korban tidak jelas dan terkait pencucian uang, serta meminta pembayaran 15% dari dana yang diinvestasikan sebagai biaya verifikasi. Saat itulah korban menyadari bahwa dia telah tertipu, tetapi penipu sudah menghilang, dan kerugiannya sekitar 46 ribu USDT.

Peringatan Utama|Bagaimana Mengenali Jerat Penipuan USDT

Badan Kepolisian Kriminal memperingatkan masyarakat bahwa keuntungan tinggi selalu disertai risiko tinggi. Kondisi berikut harus diwaspadai:

  • Tawaran investasi dari orang asing, terutama yang mendekati melalui aplikasi pertemanan
  • Mengklaim memiliki informasi rahasia atau jalur investasi eksklusif dari penasihat investasi
  • Menekankan potensi keuntungan tinggi dalam waktu singkat
  • Meminta investor menggunakan saluran tidak resmi untuk membeli atau mentransfer aset virtual
  • Saat penarikan dana, tiba-tiba muncul berbagai biaya tambahan

Jika ada keraguan tentang investasi, segera hubungi 165 hotline anti-penipuan atau lapor ke 110. Jangan malu untuk mengungkapkan fakta bahwa Anda telah tertipu.

Pasar kripto sendiri memang mengandung risiko, tetapi penipuan USDT melalui aplikasi pertemanan ini memanfaatkan kelemahan manusia—kepercayaan terhadap orang asing—untuk menciptakan perangkap uang. Cara terbaik melindungi diri adalah tetap skeptis terhadap semua saran investasi yang sumbernya tidak jelas.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan