Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Anggota parlemen Inggris berkumpul menentang proposal batasan stablecoin Bank Sentral, menyatakan kebijakan tersebut akan mendorong modal keluar
【链文】Belakangan ini regulasi stablecoin di Inggris menjadi cukup ramai. Sebuah kelompok anggota parlemen lintas partai langsung mengirim surat kepada Menteri Keuangan, menentang proposal baru dari bank sentral.
Kejadiannya seperti ini—bulan lalu Bank of England mengusulkan sebuah skema regulasi stablecoin, mengatakan akan menetapkan batasan jumlah kepemilikan. Individu hanya boleh memegang stablecoin maksimal sebesar £20.000, sedangkan perusahaan batasnya adalah £10 juta. Lebih keras lagi, para pengembang dan proyek yang menerbitkan token yang terkait dengan pound harus menyimpan minimal 40% dari cadangan mereka dalam bentuk deposit tanpa bunga di bank sentral.
Aturan ini langsung memicu kekacauan di industri kripto. Sekarang para anggota parlemen ini muncul dan menyatakan pendapat. Mereka merasa kebijakan bank sentral ini sama sekali keliru. Dalam suratnya tertulis cukup tegas: awalnya ingin mengurangi risiko, tapi malah memaksa dana keluar dari dalam negeri.
Yang menarik, dalam kelompok anggota parlemen ini ada CEO dari platform trading CMC Markets. Perspektif utama mereka satu: kalau begitu dilakukan, rencana Inggris untuk menjadi pemimpin di bidang aset digital hampir pasti gagal. Kebijakan yang bersifat fragmentasi dan restriktif ini hanya akan menghambat inovasi dan mendorong aktivitas ke luar negeri.
Singkatnya, ini adalah tarik-ulur antara dua pihak: bank sentral ingin mengendalikan risiko dan menjaga kestabilan, sementara anggota parlemen dan industri merasa langkah terlalu konservatif dan bisa kehilangan peluang. Pertarungan semacam ini sudah umum di regulasi berbagai negara, hanya saja kali ini Inggris menimbulkan kehebohan yang cukup besar.