Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Tahun 2025 Bitcoin yang Volatil: Bisa Saja Mengakhiri Tahun Lebih Rendah dari Awal Tahun
2025 telah menjadi tahun yang penuh gejolak bagi Bitcoin, dengan mata uang kripto ini mengalami rekor tertinggi maupun aksi jual besar-besaran sepanjang tahun. Yang paling menonjol, Bitcoin kini berisiko menutup tahun dengan harga lebih rendah dibanding awal tahun—sesuatu yang belum terjadi sejak 2022.
Korelasi antara Bitcoin dan pasar ekuitas tradisional menguat secara signifikan tahun ini. Menurut para analis, Bitcoin kini jauh lebih responsif terhadap perkembangan makroekonomi dibanding siklus sebelumnya. Data menunjukkan korelasi antara Bitcoin dan S&P 500 naik ke rata-rata 0,5 sepanjang 2025, sementara korelasi dengan NASDAQ 100 berada di angka 0,52.
Peristiwa politik dan reaksi pasar
Reli Bitcoin di awal 2025 semakin kencang seiring perkembangan politik yang pro-kripto. Namun, pengumuman tarif pada bulan April mengguncang pasar kripto dan saham, menciptakan ketidakpastian di seluruh sektor keuangan.
Mata uang kripto ini sempat pulih, bahkan mencatat rekor tertinggi sepanjang masa di atas $126.000 pada awal Oktober. Namun, pasar kembali crash di bulan Oktober ketika pengumuman tarif baru memicu aksi deleveraging besar-besaran—lebih dari $19 miliar dalam likuidasi, yang menjadi peristiwa terbesar dalam sejarah kripto.
Sentimen pasar saat ini dan ekspektasi
November membawa penurunan bulanan terdalam untuk Bitcoin sejak pertengahan 2021. Ekspektasi investor terhadap harga akhir tahun pun melemah. Peserta pasar masih melihat sekitar 15% peluang Bitcoin menutup tahun di bawah $80.000, merepresentasikan perubahan sentimen yang signifikan.
Hal ini menciptakan tantangan bagi investor besar seperti MicroStrategy, yang sebelumnya memproyeksikan imbal hasil lebih tinggi untuk tahun ini. Situasi saat ini memberikan gambaran berbeda dari yang diperkirakan banyak pihak.
Apa yang kini diawasi analis
Para ahli percaya sinkronisasi Bitcoin dengan saham, khususnya perusahaan teknologi, berasal dari meningkatnya partisipasi investor tradisional dan persepsi spekulatif terhadap kedua kelas aset tersebut. Ada sensitivitas bersama terhadap kekuatan pasar yang lebih luas, yang sebelumnya tidak terlalu kentara di siklus Bitcoin terdahulu.
Ke depan, para analis mengatakan ekspektasi suku bunga dan perkembangan perusahaan kecerdasan buatan kemungkinan akan menentukan harga Bitcoin di minggu-minggu terakhir tahun ini. Keputusan kebijakan moneter Federal Reserve diperkirakan akan berpengaruh signifikan pada arah pasar kripto.
Keterkaitan antara kebijakan moneter dan harga mata uang kripto kini menjadi lebih langsung. Mungkin hal ini mencerminkan pematangan Bitcoin sebagai kelas aset, atau mungkin ini hanya kondisi pasar saat ini. Bagaimanapun juga, minggu-minggu terakhir 2025 akan menguji apakah Bitcoin bisa memutus korelasinya dengan pasar tradisional atau tetap bergerak seiring dengannya.
Indeks saham global juga mengalami fluktuasi serupa akibat kekhawatiran pasar tentang tarif, suku bunga, dan perkembangan kecerdasan buatan. Volatilitas bersama ini menunjukkan adanya kekuatan ekonomi yang lebih luas, mempengaruhi berbagai kelas aset secara bersamaan.