Baru-baru ini ada platform bernama Falcon Finance yang menghadirkan inovasi baru di bidang pinjaman RWA: mereka membawa aset tradisional seperti saham, obligasi, dan properti langsung ke blockchain dalam bentuk token, sehingga pengguna bisa menggunakannya sebagai jaminan untuk meminjam stablecoin yang dipatok ke dolar, USDf.



Kedengarannya cukup futuristik, tapi di dunia nyata ada satu masalah yang tidak bisa dihindari—seberapa besar sebaiknya aset-aset itu dipotong?

Kalau dipotong terlalu besar, juga tidak bagus. Sebelumnya ada beberapa proyek dengan ambang batas langsung mulai dari seratus ribu dolar, orang biasa cuma lihat sekilas lalu pergi, pasar sama sekali tidak jalan.

Kalau dipotong terlalu kecil juga bikin repot. Misalnya dibagi-bagi jadi beberapa dolar per bagian, biaya gas untuk transfer di blockchain bisa jadi lebih mahal dari nilai aset itu sendiri, dan node juga tidak sanggup memproses begitu banyak fragmen. Yang paling bikin pusing adalah soal likuidasi—kalau benar-benar terjadi masalah, masa harus melelang ribuan fragmen aset? Membayangkan saja sudah bikin pusing.

Falcon sekarang setiap hari masih menghitung-hitung skema ini: mereka ingin pekerja bergaji tiga juta per bulan juga bisa masuk dengan saham pecahan seribu rupiah untuk dijadikan agunan, lalu pinjam sedikit USDf buat cari cuan di DeFi, tapi di sisi lain juga tidak mau sistemnya jadi ringkih dan mudah ambruk.

Kabarnya sekarang mereka cenderung memilih skema berdasarkan jenis aset: untuk obligasi negara dan saham bluechip yang stabil, dipotong jadi 1000-5000 dolar per bagian; untuk obligasi korporasi berimbal hasil tinggi atau properti komersial yang lebih fluktuatif, potongannya lebih besar, mulai dari 50.000 sampai 200.000 dolar. Dengan begitu, investor ritel dapat kesempatan masuk, institusi juga bisa langsung masuk dengan nominal besar.

Masih ada satu risiko lain yang lebih tersembunyi—regulasi. Kalau potongan terlalu kecil, setiap bagian bisa dianggap sebagai sekuritas mini dan jadi incaran regulator, saat itu terjadi urusannya akan jauh lebih rumit. Falcon kabarnya sudah membentuk tim hukum khusus untuk mengkaji masalah ini.
FF2,02%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • 5
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
OnlyUpOnlyvip
· 2025-12-12 16:40
Ini adalah contoh klasik dari tidak bisa mendapatkan keduanya sekaligus, dengan ambang yang tinggi sehingga orang tidak bermain, fragmentasi yang juga dibidik oleh pengawasan, Falcon sedang berjalan di atas kawat.
Lihat AsliBalas0
BtcDailyResearchervip
· 2025-12-11 07:56
Sepertinya Falcon benar-benar bermain serius, tetapi masalah fragmentasi dan pembagian ini memang sulit diatasi

Trader ritel ingin masuk, institusi juga harus masuk, biaya Gas tidak boleh melambung tinggi, pengawasan juga harus dihindari... Masalah ini memang tidak semudah yang dibayangkan

Sepertinya akhirnya harus bergantung pada pengendalian risiko dan tim hukum, sementara teknologi justru menjadi hal kecil
Lihat AsliBalas0
GmGnSleepervip
· 2025-12-09 17:18
Aduh, skema fragmentasi ini kedengarannya pintar, tapi rasanya tetap trik lama yang diganti bungkus...

---

Biaya gas lebih mahal dari asetnya sendiri, ini bener-bener nyata, parah banget

---

Bagian regulasi itu yang benar-benar bikin susah, nanti kalau sudah dihitung-hitung di akhir semua bakal kena

---

Jadi pada akhirnya tetap harus mengandalkan investor besar untuk menopang harga, retail malah masuk buat jadi korban lagi

---

Falcon repot-repot bikin tingkatan, mending langsung tanya aja SEC bakal gimana...

---

Gaji tiga juta per bulan juga mau main RWA, mimpi lu agak ketinggian, bro

---

Mikirin likuidasi fragmentasi aja udah pusing, kapan ya on-chain bisa proses skenario serumit ini

---

Lagi-lagi model baru yang katanya demi inklusi, ujung-ujungnya tetap nyari korban retail
Lihat AsliBalas0
SolidityStrugglervip
· 2025-12-09 17:12
Ngomong-ngomong, masalah granularitas tokenisasi ini memang benar-benar jadi masalah besar... Saya sudah sering melihat biaya gas menghabiskan aset kecil, tapi melikuidasi puluhan ribu fragmen? Itu benar-benar tingkat kesulitan neraka.
Lihat AsliBalas0
ProofOfNothingvip
· 2025-12-09 17:03
Gila, desain fractional ini benar-benar jadi hambatan, biaya gas menghancurkan impian banyak investor kecil.
Lihat AsliBalas0
  • Sematkan