Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Baru-baru ini, dunia keuangan global sedang menampilkan “drama tarik-ulur besar-besaran” versi nyata—
Di Amerika baru saja ramai soal rencana penurunan suku bunga, tiba-tiba Gubernur Bank Sentral Jepang, Kazuo Ueda, melontarkan, “Kami mungkin akan menaikkan suku bunga, lho.”
The Fed: ??? Bro, kamu ngapain?
Masalahnya nyangkut di sini: Jepang memegang obligasi pemerintah AS senilai 1,2 triliun dolar AS. Kamu sebagai kreditur, tiba-tiba mau mengetatkan likuiditas, AS berani nggak nurut?
Pernyataan Kazuo Ueda ini efeknya langsung maksimal—
Imbal hasil obligasi pemerintah Jepang langsung melonjak ke level tertinggi sejak 2008, obligasi pemerintah AS ikut terseret naik, rencana pemotongan suku bunga The Fed mendadak penuh ketidakpastian.
Sekarang yang paling panik di Wall Street adalah potensi arus balik dana Jepang. Soalnya itu sama saja dengan ada yang mau memutar keran dolar AS lebih kencang.
Baru sebatas wacana kenaikan suku bunga di Jepang, pasar global sudah mulai gemetar. Aset berisiko seperti ETH makin kena dampaknya—begitu likuiditas mengetat, semua ikut panik.