Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Baru-baru ini saya melihat demonstrasi pengendalian jarak jauh robot humanoid, teknologi yang digunakan cukup keren.
Operator berada di suatu tempat di Asia Tenggara, hanya perlu memakai perangkat XR headset, sudah bisa mengendalikan robot yang berada di San Francisco, 7000 mil jauhnya—jarak yang melintasi lebih dari setengah bumi.
Prinsip kerja sistem kendali jarak jauh ini sebenarnya tidak rumit: headset akan terus melacak perubahan postur tubuh dan gerakan anggota badan, lalu sistem akan menerjemahkan data gerakan tersebut secara real-time menjadi perintah kontrol yang bisa dipahami robot. Seluruh prosesnya hampir tanpa penundaan yang terlihat, manusia bergerak, robot pun langsung mengikuti.
Singkatnya, manusia dijadikan sebagai "joystick" robot secara langsung. Jika teknologi ini matang dan diterapkan, peluang penggunaan di skenario seperti pekerjaan jarak jauh atau operasi di lingkungan berbahaya masih sangat besar.