Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Ketika semua orang masih memperdebatkan blockchain mana yang lebih cepat, ekosistem mana yang lebih kompatibel, ada sebuah proyek yang sudah mulai benar-benar bergerak—bukan hanya ingin menyelesaikan masalah teknis, tapi juga ingin menghubungkan Wall Street dengan dunia on-chain.
Mari bicara soal teknologinya dulu. Banyak developer pernah mengalami dilema seperti ini: ingin menulis kode dengan Solidity yang sudah familiar, tapi juga menginginkan kemampuan cross-chain ala Cosmos, sambil tetap mempertimbangkan kecepatan Solana. Dulu kebutuhan ini seperti memilih antara dua hal yang tak bisa didapatkan bersamaan, tapi sekarang dengan adanya native Ethereum Virtual Machine (inEVM), semuanya bisa didapat sekaligus. Block time di bawah satu detik, biaya transaksi hampir nol, ekosistem WASM dan EVM bisa terintegrasi secara mulus—kedengarannya memang luar biasa, tapi faktanya sudah ada lebih dari 40 proyek yang antre untuk launching, bukan sekadar presentasi PPT, tapi benar-benar dieksekusi di lapangan.
Sehebat apapun teknologi, tanpa modal juga percuma. Saat inilah modal tradisional mulai masuk: perusahaan yang terdaftar di NYSE, Pineapple Financial, langsung menggelontorkan dana $100 juta khusus untuk membangun digital asset vault, terus aktif memborong di pasar sekunder. Yang lebih gila lagi, di AS sebentar lagi akan meluncurkan ETF INJ—ini artinya apa? Ibumu pun bisa membeli produk ini lewat akun broker, langkah legalitasnya benar-benar sudah di depan.
Namun yang paling mencolok adalah apa yang mereka lakukan: membawa aset tradisional seperti saham, emas, valas ke on-chain. Dulu kalau ingin trading saham Nvidia harus buka akun saham AS, mengisi banyak formulir, menunggu beberapa hari untuk verifikasi, sekarang setelah tokenisasi, secara teori dalam hitungan menit sudah bisa selesai. Digital asset vault, tokenisasi saham—semua inovasi ini mereka yang menjadi pelopor. Istilah RWA (Real World Asset tokenization) sudah didengungkan bertahun-tahun, akhirnya ada yang benar-benar mewujudkannya jadi produk nyata.
Dari sisi kode, modal, hingga aset, seluruh strategi ini jika digabungkan akan membuat kita sadar satu hal: Web3 dan keuangan tradisional sebenarnya bukan musuh yang saling mematikan, malah bisa jadi pasangan yang saling melengkapi. Teknologi menyelesaikan masalah kepercayaan, regulasi membuka pintu arus masuk modal, tokenisasi aset menurunkan barrier to entry—tiga hal ini jika dipadukan, mungkin inilah cikal bakal infrastruktur keuangan generasi berikutnya.