Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Malaysia memburu penambang Bitcoin atas pencurian listrik senilai US$ 1,1 miliar
Sumber: PortaldoBitcoin Judul Asli: Malaysia Memburu Penambang Bitcoin karena Mencuri Listrik Senilai US$ 1,1 Miliar Tautan Asli: Otoritas Malaysia meningkatkan pencarian terhadap kelompok penambang Bitcoin yang mencuri listrik senilai US$ 1,1 miliar untuk memvalidasi blok dari kripto terbesar di pasar. Kerugian tersebut ditanggung oleh Tenaga Nasional Berhad, perusahaan listrik milik negara, setelah operasi penambangan terhubung langsung ke infrastruktur tanpa izin.
Pemerintah Malaysia membentuk satuan tugas pada 19 November dengan menggabungkan profesional dari berbagai bidang: Kementerian Keuangan, Bank Negara, dan perusahaan listrik negara. Tim ini dipimpin oleh Akmal Nasrullah Mohd Nasir, Menteri Transisi Energi dan Transformasi Air.
Menteri menekankan bahwa kerugian bagi negara bukan hanya secara finansial, karena operasi penambangan ilegal juga menimbulkan risiko terhadap infrastruktur energi negara dengan menciptakan ketidakstabilan pada jaringan listrik.
Selain itu, satuan tugas ini mengadakan pertemuan pada tanggal 25 dan mulai membahas kemungkinan pelarangan total aktivitas penambangan Bitcoin di Malaysia.
Metode yang digunakan otoritas untuk mengidentifikasi pencuri listrik terbilang canggih: drone dengan kamera termal untuk menemukan sumber panas yang tidak biasa dan tim di lapangan dengan sensor portabel yang mampu mendeteksi pola konsumsi listrik yang tidak normal.
Namun, ketika satu pihak meningkatkan upaya, pihak lain juga tak tinggal diam. Beberapa kelompok menggunakan pelindung pada peralatan mereka untuk menyamarkan jejak panas yang dihasilkan.
Malaysia telah mencatat 14 ribu operasi penambangan Bitcoin ilegal dalam lima tahun terakhir. Sejak Oktober, otoritas telah mengidentifikasi 3 ribu kasus pencurian listrik yang terkait dengan aktivitas kripto tersebut.