Co-founder Aptos, Avery Ching, baru saja mengungkapkan posisi yang mengejutkan: Aptos tidak bersaing sebagai L1 serba guna—Aptos benar-benar fokus menjadi mesin perdagangan dunia.
Ini bukan sekadar permainan kata. Di Token 2049, Ching memaparkan dua taruhan utama untuk 2025:
1. Proyek Decibel - Protokol perdagangan global yang dirancang untuk menggantikan keterbatasan DEX tradisional. Berbeda dengan Hyperliquid (yaitu yang menurut Ching adalah “titik awal yang bagus”), Decibel bertujuan untuk bersaing dengan 10-20 DEX sukses lintas negara.
2. Protokol Shelby - Komputasi awan terdesentralisasi untuk AI. Sudah ada minat dari puluhan mitra perusahaan yang ingin melisensikan data on-chain untuk pelatihan dan inferensi AI.
Spesifikasi Yang Penting
Waktu blok 100ms (turun menjadi 65ms bulan depan, mungkin 20ms)
Biaya di bawah 1 sen - Sudah menarik USDT, USDC, USDE, PYUSD
Top 3 di RWA - Franklin Templeton, BlackRock, Apollo sudah menerbitkan produk di Aptos
Pusat stablecoin - 5+ stablecoin diluncurkan; USD1 dari WLFI baru saja diumumkan untuk Aptos
Angin Politik yang Tak Banyak Dibahas
Ching memberi kesaksian di depan House Agriculture Committee pada bulan Agustus. Ia menyebutkan eksekutif Trump + Kongres (Genius Act, Stablecoin Transparency Act) sebagai pendorong kejelasan regulasi kripto yang cepat. Strateginya? Aptos diposisikan sebagai jembatan antara TradFi dan DeFi—artinya keunggulan regulasi saat ETF/ETP akhirnya disetujui.
Bitwise sudah meluncurkan ETP. Persetujuan ETF sedang dalam proses.
Sudut Pandang Token APT
APT = gas jaringan + hadiah staking + tata kelola. Namun inilah tesisnya: seiring perusahaan mulai menerapkan secara masif (100K-5M pengguna nyata), hanya jaringan yang mampu menangani latensi, biaya, DAN throughput secara bersamaan yang akan bertahan. Aptos mengklaim menjadi satu-satunya yang memenuhi ketiga kriteria tersebut.
Kenapa Ini Penting
Perubahan dari “L1 serba guna” ke “vertical trading stack” adalah reposisi strategis. Ching bertaruh bahwa kasus penggunaan khusus (trading/AI/RWA) akan mengalahkan infrastruktur serba bisa. Apakah ini berhasil tergantung pada eksekusi—dan apakah Decibel benar-benar bisa bersaing dengan kecepatan/likuiditas CEX.
TL;DR: Aptos menggandakan fokus pada kecepatan + stablecoin + adopsi perusahaan. Bukan L1 lagi. Ini adalah jalur perdagangan.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Pendiri Aptos: Kami Bukan L1 Umum, Kami Sedang Membangun Mesin Perdagangan Global
Co-founder Aptos, Avery Ching, baru saja mengungkapkan posisi yang mengejutkan: Aptos tidak bersaing sebagai L1 serba guna—Aptos benar-benar fokus menjadi mesin perdagangan dunia.
Ini bukan sekadar permainan kata. Di Token 2049, Ching memaparkan dua taruhan utama untuk 2025:
1. Proyek Decibel - Protokol perdagangan global yang dirancang untuk menggantikan keterbatasan DEX tradisional. Berbeda dengan Hyperliquid (yaitu yang menurut Ching adalah “titik awal yang bagus”), Decibel bertujuan untuk bersaing dengan 10-20 DEX sukses lintas negara.
2. Protokol Shelby - Komputasi awan terdesentralisasi untuk AI. Sudah ada minat dari puluhan mitra perusahaan yang ingin melisensikan data on-chain untuk pelatihan dan inferensi AI.
Spesifikasi Yang Penting
Angin Politik yang Tak Banyak Dibahas
Ching memberi kesaksian di depan House Agriculture Committee pada bulan Agustus. Ia menyebutkan eksekutif Trump + Kongres (Genius Act, Stablecoin Transparency Act) sebagai pendorong kejelasan regulasi kripto yang cepat. Strateginya? Aptos diposisikan sebagai jembatan antara TradFi dan DeFi—artinya keunggulan regulasi saat ETF/ETP akhirnya disetujui.
Bitwise sudah meluncurkan ETP. Persetujuan ETF sedang dalam proses.
Sudut Pandang Token APT
APT = gas jaringan + hadiah staking + tata kelola. Namun inilah tesisnya: seiring perusahaan mulai menerapkan secara masif (100K-5M pengguna nyata), hanya jaringan yang mampu menangani latensi, biaya, DAN throughput secara bersamaan yang akan bertahan. Aptos mengklaim menjadi satu-satunya yang memenuhi ketiga kriteria tersebut.
Kenapa Ini Penting
Perubahan dari “L1 serba guna” ke “vertical trading stack” adalah reposisi strategis. Ching bertaruh bahwa kasus penggunaan khusus (trading/AI/RWA) akan mengalahkan infrastruktur serba bisa. Apakah ini berhasil tergantung pada eksekusi—dan apakah Decibel benar-benar bisa bersaing dengan kecepatan/likuiditas CEX.
TL;DR: Aptos menggandakan fokus pada kecepatan + stablecoin + adopsi perusahaan. Bukan L1 lagi. Ini adalah jalur perdagangan.