Bagaimana cara menghitung harga likuidasi pada kontrak perpetual? Satu artikel untuk memahami perbedaan mode margin terisolasi dan cross margin

Hal yang paling ditakuti saat trading futures adalah tiba-tiba terkena likuidasi. Padahal sebenarnya harga likuidasi itu ada rumusnya, selama kamu bisa menghitung angka ini dengan jelas, kamu akan lebih paham risiko yang kamu hadapi. Hari ini saya akan mengupas logika di baliknya.

Kapan kamu akan dilikuidasi?

Singkatnya: Ketika margin kamu tidak cukup untuk mempertahankan posisi, sistem akan otomatis menutup posisi kamu. Misal kamu buy 1 BTC di harga 20000 USDT dengan leverage 50x. Jika BTC turun ke 19700 USDT, kamu akan kena likuidasi.

Mode Margin Terisolasi (Risiko Lebih Terkendali)

Dalam mode ini, margin untuk setiap posisi bersifat independen. Kerugian terbesar hanya sebatas margin yang kamu taruh di posisi itu, tidak akan menggerus saldo seluruh akun.

Rumus harga likuidasi untuk posisi long: Harga likuidasi = Harga masuk - [(Margin Awal - Margin Pemeliharaan) / Jumlah Kontrak]

Contoh nyata:

  • Kamu buy 1 BTC di 20000 USDT, leverage 50x
  • Margin awal = 20000 ÷ 50 = 400 USDT
  • Margin pemeliharaan = 20000 × 0,5% = 100 USDT
  • Harga likuidasi = 20000 - (400 - 100) = 19700 USDT

Jika kamu menambah margin 3000 USDT di tengah jalan, harga likuidasi jadi lebih aman.

Mode Cross Margin (Lebih Fleksibel Tapi Berisiko)

Pada mode ini, semua posisi menggunakan saldo akun secara bersama. Kerugian dari satu posisi bisa langsung memakan margin posisi lain, sehingga risikonya saling mempengaruhi.

Logika utama: Harga likuidasi = Harga masuk ± [(Saldo Tersedia + Margin Awal - Margin Pemeliharaan) / Posisi Bersih]

Contoh nyata: Misal kamu punya saldo tersedia 2000 USDT, buy 2 BTC di harga 10000 USDT dengan leverage 100x.

  • Margin awal = (2 × 10000) ÷ 100 = 200 USDT
  • Saldo tersedia menjadi 1800 USDT
  • Kerugian maksimal yang bisa ditahan = 1800 - 100 (Margin Pemeliharaan) = 1700 USDT
  • Kerugian per unit = 1700 ÷ 2 = 850 USDT/BTC
  • Harga likuidasi = 10000 - 850 = 9150 USDT

Hal Krusial: Harga Likuidasi Berubah Jika Ada Banyak Posisi

Misal kamu pegang secara bersamaan:

  • BTC long: 1, entry di 20000, rugi 500 USDT
  • ETH short: 10, entry di 2000, untung 100 USDT
  • Saldo akun: 3000 USDT

Harga likuidasi BTC tidak hanya tergantung pada posisi BTC, tapi juga bisa tergerus oleh kerugian ETH. Setiap kali satu posisi rugi bertambah, harga likuidasi posisi lain makin dekat. Inilah efek “reaksi berantai” mode cross margin.

Tiga Tips Agar Tidak Terjebak

  1. Gunakan mode terisolasi untuk trading berisiko tinggi — Kerugian tidak menular ke posisi lain
  2. Siapkan dana cadangan jika pakai mode cross — Hindari satu posisi jeblok berujung likuidasi berantai
  3. Hitung harga likuidasi sendiri — Pastikan sudah tahu sebelum entry, jangan baru sadar setelah kejadian
ETH-0,51%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan