Setelah berita tentang kerja sama Hertz dan Amazon muncul, banyak investor yang mengikuti perkembangan ini. Bagaimanapun, perusahaan yang telah lama menjalankan bisnis penyewaan mobil seperti Hertz, akan menjual mobil bekas di situs web Amazon, benar-benar mengejutkan. Pikirkan tentang potensi kerja sama ini - ini dapat secara signifikan memperluas bisnis penjualan mobil bekas Hertz! Namun, tentu saja, ini juga merupakan percobaan, yang awalnya hanya akan dilakukan di beberapa kota besar seperti Dallas, Houston, Los Angeles, dan Seattle. Tetapi bagi konsumen, ini seperti berjalan-jalan di pasar mobil bekas online, akhirnya bisa dengan mudah menemukan model yang diinginkan.



Manfaat Amazon juga jelas terlihat. Sejak situs mobil Amazon diluncurkan kurang dari setahun yang lalu, pilihan yang tersedia bagi konsumen sebenarnya sangat terbatas. Namun sekarang, setelah bekerja sama dengan Hertz, pilihan merek dan model di situs tersebut akan sangat meningkat. Ini bisa disebut sebagai tambahan yang bagus bagi Amazon.

Bagi Hertz, memasuki pasar mobil bekas online tentu merupakan sebuah peluang. Jika konsumen benar-benar bersedia membeli mobil bekas secara online, ini berarti mereka dapat memilih berbagai model melalui proses yang lebih mudah dan praktis. Saat ini, Hertz terutama menjual armada sewaannya melalui toko ritel di Amerika Serikat, dan juga memiliki sumber pendapatan tambahan, seperti penjualan garansi dan penyediaan pembiayaan. Namun, jumlah mobil bekas yang dijual oleh Hertz tidak jelas, hanya diketahui berada di level "ribuan unit", sehingga sulit untuk mengevaluasi dampak kerjasama ini terhadap arus kas.

Jika kerja sama dengan Amazon berjalan lancar, Hertz akan memperluas bisnis mobil bekas dan mendiversifikasi sumber pendapatannya. CEO Gil West juga secara bertahap mendorong rencananya untuk memperluas bisnis ritel dan meningkatkan kesadaran merek mobil bekas Hertz.

Jadi, apakah kita harus mempertimbangkan untuk membeli saham Hertz? Hertz memiliki dua bisnis utama: RAC Amerika dan RAC Internasional, yang masing-masing menawarkan layanan penyewaan mobil, serta menjual layanan tambahan seperti asuransi dan siaran satelit. Sayangnya, bisnis penyewaan mobil inti Hertz saat ini menghadapi kesulitan, dengan penjualan dan keuntungan yang terus menurun. Pendapatan kuartal lalu turun sebesar 7%, hanya mencapai 2,2 miliar dolar AS, dan kerugian yang disesuaikan juga mencapai 104 juta dolar AS.

Meskipun ada tantangan dalam mengembangkan bidang baru di tengah kesulitan bisnis inti, jika Hertz berhasil, para pemegang saham mungkin memiliki kesempatan untuk mendapatkan keuntungan dari valuasi perusahaan. Selama setahun terakhir, harga saham perusahaan telah naik 74%, meskipun rasio penjualannya telah berlipat ganda, namun saat ini masih rendah hingga 0,2. Sementara itu, rasio penjualan saham-saham kecil sekitar 1 atau lebih. Namun, saat ini kerjasama ini masih dalam tahap percobaan dengan Amazon. Bagi investor jangka panjang, mungkin lebih bijak untuk menunggu dan melihat hasil percobaan sebelum membuat penilaian. Jika Amazon dan Hertz memutuskan untuk melanjutkan kerjasama, itu akan menjadi sinyal positif yang jelas.📈

Apa pendapatmu tentang kerjasama ini? Apakah kamu merasa Hertz dapat berhasil bertransformasi? Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi pendapatmu~
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan