Departemen Kehakiman AS baru-baru ini menyelesaikan tindakan penyitaan aset yang belum pernah terjadi sebelumnya, menyita lebih dari 127.000 Bitcoin senilai sekitar 15 miliar dolar dari grup Taizi Kamboja. Tindakan ini tidak hanya menciptakan rekor penyitaan aset terbesar dalam sejarah AS, tetapi juga memicu pemikiran mendalam tentang kebijakan moneter aset kripto di AS.



Kasus ini mengungkap jaringan kriminal yang mengejutkan. Pendiri kelompok BCH, Chen Zhi, mendirikan beberapa "kawasan penipuan elektronik" di Kamboja, memanfaatkan tenaga kerja yang tertipu untuk mengendalikan banyak akun media sosial dalam kegiatan penipuan. Pendapatan ilegal ini kemudian dicuci melalui Bitcoin untuk pengeluaran mewah pendirinya. Saat ini, dana besar ini telah dipindahkan ke alamat yang dikuasai pemerintah, dan data blockchain dengan jelas mencatat proses ini.

Namun, yang benar-benar mencolok adalah cara pemerintah Amerika Serikat menangani aset yang disita ini. Berbeda dengan praktik sebelumnya yang mengubah aset menjadi uang tunai melalui lelang, sekelompok Bitcoin ini akan dimasukkan ke dalam "cadangan Bitcoin strategis" Amerika. Perubahan kebijakan ini berasal dari perintah eksekutif nomor 14233 yang ditandatangani pada Maret 2025, yang menetapkan prioritas untuk memasukkan Bitcoin yang disita ke dalam cadangan strategis dan secara tegas melarang penjualan.

Keputusan ini tampaknya menunjukkan bahwa pemerintah AS mulai memandang Bitcoin sebagai aset strategis yang mirip dengan emas, bukan hanya sebagai alat kriminal semata. Dari sudut pandang yang lebih makro, ini mungkin mencerminkan niat strategis AS untuk mencari dominasi di bidang keuangan digital global. Dengan memasukkan Bitcoin ke dalam cadangan, AS tampaknya berusaha membangun sistem siklus "dolar—stablecoin—aset kripto" untuk memperkuat posisinya di tengah sistem keuangan internasional.

Langkah ini tidak hanya mengubah cara orang memahami Bitcoin, tetapi juga dapat memiliki dampak yang mendalam pada pasar aset kripto global. Dengan pemerintah Amerika Serikat mulai secara besar-besaran memiliki Bitcoin, sikap dan arah kebijakan mereka terhadap aset kripto akan semakin menarik perhatian. Nasib Bitcoin senilai 15 miliar dolar ini mungkin menandakan posisi penting aset digital dalam sistem keuangan di masa depan.
BCH-0,22%
BTC-0,24%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • 6
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan