Spender atau saver? Kepribadian keuangan bisa mempengaruhi kesehatan finansial kita. Yuk, kita lihat ciri-ciri spender dulu.



Spender suka beli barang yang sebenarnya nggak terlalu dibutuhkan. Sering lupa apa aja yang udah dibeli. Kata "anggaran" bikin mereka nggak nyaman. Kenapa? Karena mereka cenderung asal keluar duit aja.

Tabungan? Bisa dibilang sedikit atau malah nol besar. Hidup dari gaji ke gaji. Tapi mereka enjoy banget proses belanja dan menghabiskan uang.

Nah, saver beda cerita. Mereka lebih suka lihat uang numpuk daripada dihabisin buat hal nggak penting. Prioritasnya "bayar diri sendiri dulu". Maksudnya, nyisihin duit buat dana darurat atau pensiun gitu.

Saver kayaknya lebih oke sama konsep anggaran. Mereka bangga bisa ngatur duit dengan baik. Punya rencana pengeluaran yang jelas.

Jadi spender atau saver? Nggak ada yang salah sih. Yang penting balance aja. Pengalaman hidup seseorang bisa mempengaruhi kecenderungan ini.

Udah tau tipe keuangan kamu? Coba refleksi deh. Apa sih yang kamu yakini soal uang? Masih cocok sama kondisi hidup sekarang? Dengan paham pola pikir finansial, kita bisa ngelola duit lebih baik sesuai kebutuhan dan tujuan hidup.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan