Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Penjualan Bitcoin Besar-besaran di China: Tantangan Regulasi dan Implikasi Global
Tiongkok telah mengumpulkan sejumlah besar cryptocurrency dari aktivitas ilegal dan sekarang mencari cara untuk menjual pegangan ini. Laporan terbaru mengungkapkan bahwa Tiongkok telah menjual sekitar 194.000 Bitcoin senilai sekitar $16 miliar, menjadikannya pemegang Bitcoin terbesar kedua setelah Amerika Serikat.
Pada akhir 2023, pemerintah daerah di China memegang sekitar 15.000 Bitcoin yang bernilai $1,4 miliar. Penjualan ini telah menjadi sumber pendapatan yang substansial bagi mereka, meskipun negara tersebut melarang perdagangan koin kripto yang diterapkan pada tahun 2021.
Kurangnya pedoman yang jelas tentang bagaimana otoritas Tiongkok harus menangani cryptocurrency yang disita telah menyebabkan kebingungan dan pendekatan yang tidak konsisten di berbagai daerah. Situasi ini telah menimbulkan kekhawatiran di kalangan para ahli hukum tentang potensi perilaku ilegal dan meningkatnya risiko korupsi.
Hakim senior dan pejabat penegak hukum sedang membahas aturan baru yang dapat mengubah cara penanganan cryptocurrency yang disita. Ini bisa mewakili pergeseran signifikan dalam industri crypto di China, terutama di tengah meningkatnya ketegangan antara AS dan China.
Profesor Chen Shi dari Universitas Zhongnan mencatat bahwa menjual cryptocurrency yang disita hanyalah solusi sementara dan tidak sepenuhnya sejalan dengan larangan cryptocurrency di China. Ia menekankan kebutuhan mendesak akan regulasi yang lebih baik seiring dengan semakin banyaknya kasus dan jumlah uang yang lebih besar yang terlibat.
Pada seminar Januari yang membahas isu ini, pengacara Guo Zhihao menyoroti konflik antara larangan perdagangan cryptocurrency di China dan kebutuhan otoritas setempat untuk menjual mata uang digital yang disita. Dia menyarankan agar bank sentral China mengawasi proses tersebut, baik dengan menjual cryptocurrency ke luar negeri atau membuat cadangan nasional.
Sementara seminar tersebut tidak menjamin adanya perubahan, sebagian besar ahli sepakat bahwa China harus secara resmi mengakui cryptocurrency dan mengembangkan proses yang jelas untuk menangani mata uang digital yang disita.
Kenaikan Kejahatan Terkait Cryptocurrency
Pada tahun 2023, China mengalami peningkatan kejahatan terkait cryptocurrency, termasuk penipuan internet, pencucian uang, dan perjudian ilegal. Jumlah uang yang terkait dengan kejahatan ini meningkat menjadi $59 miliar, dengan lebih dari 3.000 orang diadili karena pencucian uang.
Seiring meningkatnya kasus kriminal, pemerintah daerah melihat kenaikan 65% dalam pendapatan dari penyitaan, mencapai rekor $378 miliar. Cryptocurrency yang disita telah menjadi sumber keuangan yang signifikan bagi beberapa kota, semakin memperumit masalah regulasi cryptocurrency di China.
Situasi ini menekankan hubungan kompleks antara sikap resmi China terhadap cryptocurrency dan realitas praktis yang dihadapi oleh otoritas lokal. Perdebatan yang sedang berlangsung menyoroti kebutuhan akan pendekatan yang komprehensif dan konsisten terhadap regulasi cryptocurrency di China, menyeimbangkan kepatuhan hukum dengan potensi manfaat finansial dari aset digital yang disita.