Inflasi terhadap Aset Kripto?



Tahap 1: Inflasi Awal

Pasar mengharapkan devaluasi mata uang, Bitcoin sering kali naik bersama emas.

Karena semua orang ingin menghindari risiko dan ingin beralih ke "aset yang langka".

Tahap 2: Inflasi terlalu tinggi → Siklus kenaikan suku bunga dimulai

Federal Reserve mulai menaikkan suku bunga dan mengurangi neraca untuk menekan Inflasi,
Saat ini, dolar AS menguat dan likuiditas menyusut, aset berisiko (termasuk Bitcoin) justru akan turun.

Misalnya pada tahun 2022, Federal Reserve menaikkan suku bunga secara agresif → BTC turun dari 69K menjadi 15K.

Tahap 3: Inflasi Menurun → Harapan Pelonggaran Kebijakan

Setelah pasar memperkirakan "menaikkan suku bunga hampir selesai",
Dana kembali ke aset berisiko, Bitcoin akan rebound lebih dulu.

Jadi BTC biasanya mendahului reaksi pasar saham.
BTC-0,15%
Lihat Asli
post-image
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)