Presiden AS Donald Trump meminta Dewan Perwakilan Rakyat untuk “segera” menyetujui rancangan undang-undang tentang stablecoin. Sebelumnya, ia menyatakan ingin menerima dokumen tersebut untuk ditandatangani sebelum Agustus 2025.
Pembicaraan ini tentang rancangan undang-undang “Guiding and Establishing National Innovation for U.S. Stablecoins” (GENIUS Act). Ini membentuk dasar hukum untuk sektor stablecoin dan menetapkan persyaratan bagi penerbitnya, termasuk yang berkaitan dengan cadangan.
Pada 17 Juni 2025, Senat AS akhirnya menyetujuinya. Sekarang inisiatif tersebut harus mendapat dukungan dari kedua majelis sebelum sampai ke meja presiden.
Situasi menjadi rumit karena Komite Layanan Keuangan Dewan Perwakilan Rakyat AS telah memajukan rancangan undang-undangnya sendiri tentang stablecoin — “Stablecoin Transparency and Accountability for a Better Ledger Economy” (STABLE). Sebelumnya, para ahli memperkirakan bahwa dokumen akhir “akan mencakup” poin-poin dari kedua inisiatif.
Pada bulan Maret 2025, Trump menyatakan bahwa dia ingin menerima rancangan undang-undang yang sudah siap untuk ditandatangani sebelum Agustus 2025.
Profesor keuangan di Universitas Georgetown, James J. Angel, dalam materi penulisannya untuk CoinDesk mencatat bahwa kedua RUU tersebut memiliki kekurangan tertentu. Di antaranya: larangan stablecoin dengan kemungkinan pembayaran bunga kepada pemegang dan status regulator yang tidak jelas.
Ia berpendapat bahwa pengawasan harus dilakukan oleh Federal Reserve System. Selain itu, ahli tersebut menyarankan bahwa pada akhirnya para legislator akan mengadopsi semacam versi hibrida dari dokumen tersebut — STABLE GENIUS Act. Di samping itu, menurutnya, terburu-buru dalam masalah ini tidak tepat, karena dasar normatif akan menjadi tidak efektif dan penuh “lubang”.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Trump meminta untuk segera menyetujui undang-undang tentang stablecoin
Presiden AS Donald Trump meminta Dewan Perwakilan Rakyat untuk “segera” menyetujui rancangan undang-undang tentang stablecoin. Sebelumnya, ia menyatakan ingin menerima dokumen tersebut untuk ditandatangani sebelum Agustus 2025.
Pembicaraan ini tentang rancangan undang-undang “Guiding and Establishing National Innovation for U.S. Stablecoins” (GENIUS Act). Ini membentuk dasar hukum untuk sektor stablecoin dan menetapkan persyaratan bagi penerbitnya, termasuk yang berkaitan dengan cadangan.
Pada 17 Juni 2025, Senat AS akhirnya menyetujuinya. Sekarang inisiatif tersebut harus mendapat dukungan dari kedua majelis sebelum sampai ke meja presiden.
Situasi menjadi rumit karena Komite Layanan Keuangan Dewan Perwakilan Rakyat AS telah memajukan rancangan undang-undangnya sendiri tentang stablecoin — “Stablecoin Transparency and Accountability for a Better Ledger Economy” (STABLE). Sebelumnya, para ahli memperkirakan bahwa dokumen akhir “akan mencakup” poin-poin dari kedua inisiatif.
Pada bulan Maret 2025, Trump menyatakan bahwa dia ingin menerima rancangan undang-undang yang sudah siap untuk ditandatangani sebelum Agustus 2025.
Profesor keuangan di Universitas Georgetown, James J. Angel, dalam materi penulisannya untuk CoinDesk mencatat bahwa kedua RUU tersebut memiliki kekurangan tertentu. Di antaranya: larangan stablecoin dengan kemungkinan pembayaran bunga kepada pemegang dan status regulator yang tidak jelas.
Ia berpendapat bahwa pengawasan harus dilakukan oleh Federal Reserve System. Selain itu, ahli tersebut menyarankan bahwa pada akhirnya para legislator akan mengadopsi semacam versi hibrida dari dokumen tersebut — STABLE GENIUS Act. Di samping itu, menurutnya, terburu-buru dalam masalah ini tidak tepat, karena dasar normatif akan menjadi tidak efektif dan penuh “lubang”.