Citigroup menaikkan target harga emas jangka pendek menjadi 3500 USD/ons, peningkatan tarif menjadi faktor kunci


Bank Citigroup mengumumkan dalam laporan terbarunya bahwa mereka menaikkan target harga emas untuk 0-3 bulan ke 3500 USD/ons, dan memperkirakan harga emas akan berkisar antara 3100 USD/ons hingga 3500 USD/ons. Penyesuaian ini didasarkan pada beberapa faktor kunci berikut:
1. Peningkatan tarif bea masuk memicu sentimen peringatan pasar
Citigroup menunjukkan bahwa peningkatan tarif baru adalah salah satu alasan utama untuk kenaikan harga target emas kali ini. Dengan meningkatnya ketegangan perdagangan global, terutama konflik tarif antara Amerika Serikat dan Uni Eropa, sentimen risiko pasar meningkat secara signifikan, dan para investor berbondong-bondong mencari emas sebagai aset safe-haven.
2. Risiko Geopolitik
Selain masalah tarif, risiko geopolitik juga berpengaruh besar terhadap harga emas. Ketidakpastian dalam situasi internasional saat ini meningkatkan daya tarik emas sebagai aset aman.
3. Perilaku pembelian emas oleh perusahaan asuransi di Tiongkok
Citigroup juga menyebutkan bahwa perusahaan asuransi di Tiongkok baru-baru ini diizinkan untuk mengalokasikan 1% dari total aset mereka ke dalam emas, dan kebijakan ini diperkirakan akan menghasilkan permintaan tahunan sekitar 255 ton, yang setara dengan seperempat dari total pembelian bank sentral global. Permintaan tambahan ini akan memberikan dukungan kuat terhadap harga emas.
4. Permintaan yang kuat di pasar emas
Saat ini, permintaan emas global sangat kuat, sekitar 0,5% dari GDP dunia digunakan untuk membeli emas, yang merupakan tingkat tertinggi dalam setengah abad. Permintaan yang kuat ini tidak hanya mencerminkan sentimen lindung nilai pasar, tetapi juga menunjukkan bahwa daya tarik emas sebagai aset lindung nilai semakin meningkat.
Reaksi pasar dan proyeksi masa depan
Prediksi Citigroup ini memicu perhatian luas di pasar. Meskipun harga emas mungkin akan berkisar antara 3100-3500 dolar AS per ons dalam jangka pendek, Citigroup memiliki sikap hati-hati terhadap prospek jangka panjang emas. Bank tersebut memperkirakan bahwa seiring dengan dekatnya pemilihan menengah di AS dan penurunan suku bunga Federal Reserve, preferensi risiko pasar mungkin akan berubah, sehingga memberikan tekanan tertentu pada harga emas.
Namun, sentimen pasar jangka pendek masih memberikan dukungan kuat terhadap harga emas. Khususnya dalam konteks meningkatnya ketidakpastian ekonomi global, pentingnya emas sebagai aset safe haven akan semakin menonjol.
BTC0,37%
Lihat Asli
post-image
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan