Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Citigroup menaikkan target harga emas jangka pendek menjadi 3500 USD/ons, peningkatan tarif menjadi faktor kunci
Bank Citigroup mengumumkan dalam laporan terbarunya bahwa mereka menaikkan target harga emas untuk 0-3 bulan ke 3500 USD/ons, dan memperkirakan harga emas akan berkisar antara 3100 USD/ons hingga 3500 USD/ons. Penyesuaian ini didasarkan pada beberapa faktor kunci berikut:
1. Peningkatan tarif bea masuk memicu sentimen peringatan pasar
Citigroup menunjukkan bahwa peningkatan tarif baru adalah salah satu alasan utama untuk kenaikan harga target emas kali ini. Dengan meningkatnya ketegangan perdagangan global, terutama konflik tarif antara Amerika Serikat dan Uni Eropa, sentimen risiko pasar meningkat secara signifikan, dan para investor berbondong-bondong mencari emas sebagai aset safe-haven.
2. Risiko Geopolitik
Selain masalah tarif, risiko geopolitik juga berpengaruh besar terhadap harga emas. Ketidakpastian dalam situasi internasional saat ini meningkatkan daya tarik emas sebagai aset aman.
3. Perilaku pembelian emas oleh perusahaan asuransi di Tiongkok
Citigroup juga menyebutkan bahwa perusahaan asuransi di Tiongkok baru-baru ini diizinkan untuk mengalokasikan 1% dari total aset mereka ke dalam emas, dan kebijakan ini diperkirakan akan menghasilkan permintaan tahunan sekitar 255 ton, yang setara dengan seperempat dari total pembelian bank sentral global. Permintaan tambahan ini akan memberikan dukungan kuat terhadap harga emas.
4. Permintaan yang kuat di pasar emas
Saat ini, permintaan emas global sangat kuat, sekitar 0,5% dari GDP dunia digunakan untuk membeli emas, yang merupakan tingkat tertinggi dalam setengah abad. Permintaan yang kuat ini tidak hanya mencerminkan sentimen lindung nilai pasar, tetapi juga menunjukkan bahwa daya tarik emas sebagai aset lindung nilai semakin meningkat.
Reaksi pasar dan proyeksi masa depan
Prediksi Citigroup ini memicu perhatian luas di pasar. Meskipun harga emas mungkin akan berkisar antara 3100-3500 dolar AS per ons dalam jangka pendek, Citigroup memiliki sikap hati-hati terhadap prospek jangka panjang emas. Bank tersebut memperkirakan bahwa seiring dengan dekatnya pemilihan menengah di AS dan penurunan suku bunga Federal Reserve, preferensi risiko pasar mungkin akan berubah, sehingga memberikan tekanan tertentu pada harga emas.
Namun, sentimen pasar jangka pendek masih memberikan dukungan kuat terhadap harga emas. Khususnya dalam konteks meningkatnya ketidakpastian ekonomi global, pentingnya emas sebagai aset safe haven akan semakin menonjol.