Belakangan melihat voting tata kelola agak bikin putus asa…… Katanya “keputusan komunitas”, hasilnya banyak orang yang mendelegasikan suara mereka, akhirnya tinggal beberapa akun besar yang memegang kendali. Kamu tanya, siapa sebenarnya yang diatur oleh token tata kelola? Jujur, mungkin awalnya mengatur “saya yang malas lihat proposal”, lalu secara tidak sadar kekuasaan semakin terkonsentrasi dan stabil.



Saya biasanya cukup kontra arus, dalam masa panik perlahan-lahan mengumpulkan posisi, tapi soal tata kelola ini memang tidak semanis itu. Delegasi awalnya untuk menghemat tenaga, tapi lama-lama menjadi oligarki, meskipun proposal dibuat sebaik apapun, arah proyek juga gampang dipengaruhi oleh preferensi beberapa orang saja.

Selain itu, belakangan bukan ada yang mengeluh tentang sistem label alat data di chain yang tertinggal dan mungkin menyesatkan, saya juga agak terlambat… Saya sering baru ingat untuk cek alamat paus setelah dua hari, dan begitu labelnya berubah, saya langsung bingung: sebenarnya siapa yang sedang berperan siapa. Pokoknya sekarang saya lebih percaya pada aksi di chain yang bisa saya pahami sendiri, voting ya, kalau bisa klik sendiri ya klik sendiri, kalau nggak bisa, jangan terlalu berharap “saya sudah ikut tata kelola”. Sekarang begitu dulu.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan