Baru-baru ini saya lihat berita tentang Aether Games yang akhirnya tutup juga. Studio yang bikin Cards of Eternity ini sebenarnya punya potensi cukup besar—dapat pendanaan lebih dari $10 juta dan punya lisensi IP The Wheel of Time yang prestisius. Tapi akhirnya mereka tetap jatuh juga.



Kalau dilihat dari post-mortem report mereka, masalahnya bukan cuma soal ide. Ada masalah internal yang kompleks, kesalahan manajemen finansial, dan struktur organisasi yang nggak solid. Ini brand besar pembuat game yang coba eksperimen dengan blockchain, tapi ternyata nggak bisa balance antara insentif crypto dengan development game yang proper.

Yang menarik adalah, Aether Games sebenarnya punya resources yang cukup untuk survive. Tapi kombinasi antara visioner yang terlalu ambisius, tim yang mungkin nggak aligned, dan underestimasi terhadap tantangan industri game—semuanya jadi bom waktu. Ini menunjukkan kalau uang aja nggak cukup di Web3 gaming.

Kejadian Aether Games jadi reminder penting untuk industri. Banyak studio game yang tertarik masuk ke Web3, tapi mereka harus realistis tentang challenge yang bakal dihadapi. Nggak semua blockchain mechanics cocok dengan game design yang bagus. Ini pelajaran keras, tapi perlu didengar oleh startup dan established player yang masih pengin eksperimen di space ini.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan