Ada kabar bahwa Tether semakin memperkuat kehadirannya di pasar obligasi AS. Menurut CEO Tether USA yang mengungkapkan di acara minggu investor Bitcoin, mereka menargetkan untuk menjadi salah satu dari 10 pemegang obligasi terbesar Departemen Keuangan AS pada tahun 2026.



Target ini sendiri cukup ambisius, tetapi jika melihat angka di baliknya, ada realitasnya. Saat ini, Tether memiliki sekitar 190 miliar dolar AS dalam peredaran USDT, dan lebih dari 83% dari jumlah tersebut dialokasikan ke obligasi pemerintah AS. Dengan jumlah ini, mereka sudah masuk dalam peringkat 20 besar pemegang obligasi dunia. Artinya, posisi sebagai Tether teratas sudah mulai terbentuk.

Lebih menarik lagi, pengguna USDT bertambah sekitar 30 juta orang setiap kuartal. Jika mempertimbangkan masuknya stablecoin berbasis dolar yang baru diperkenalkan melalui undang-undang GENIUS, permintaan untuk pembelian obligasi bisa semakin meningkat.

Ini bukan sekadar strategi pertumbuhan perusahaan, tetapi juga sinyal tentang bagaimana industri aset kripto akan terintegrasi dengan sistem keuangan tradisional. Dengan meningkatkan kehadiran di pasar obligasi AS, Tether juga dapat meningkatkan kepercayaan terhadap stablecoin, yang memiliki arti besar bagi seluruh industri.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan