Menarik untuk melihat bagaimana raksasa keuangan tradisional semakin serius dalam hal cryptocurrency. Baru saja saya mendengar rencana Citigroup untuk meluncurkan penyimpanan bitcoin institusional sebelum akhir tahun, dan ini benar-benar mengubah permainan.



Nisha Surendran, yang memimpin pengembangan aset digital di Citi, menggambarkannya sebagai upaya untuk «membuat bitcoin menjadi bank». Intinya adalah mereka ingin memasukkan bitcoin ke dalam kerangka yang sudah akrab bagi klien - laporan, proses pajak, kontrol yang sama yang digunakan untuk saham dan obligasi. Klien akan dapat mengirim instruksi melalui SWIFT atau API, dan bank akan menangani semua kerumitan pembersihan dan penyelesaian.

Ini bukan tanpa alasan. Ternyata, klien mereka benar-benar tidak ingin berurusan dengan dompet dan kunci - mereka mencari pengalaman perbankan yang biasa. Menariknya, Citi berencana memungkinkan penggunaan margin baik untuk cryptocurrency maupun aset tradisional dalam satu struktur akun. Obligasi treasury, obligasi asing, dana uang yang ditokenisasi, dan bitcoin - semuanya di bawah satu atap.

Lalu, bagaimana dengan crypto Morgan Stanley? Mereka tidak ketinggalan. Mengelola sekitar 8 triliun dolar aset dan baru-baru ini mengajukan permohonan produk bursa untuk bitcoin, ethereum, dan Solana. Di platform E*TRADE mereka meluncurkan perdagangan spot cryptocurrency dan mengeksplorasi peluang pinjaman. Emili Golenberg, yang baru saja ditunjuk sebagai kepala aset digital Morgan Stanley, secara langsung mengatakan: «Kami perlu mengembangkannya sendiri. Kami tidak bisa sekadar menyewa teknologi ini.»

Ini menunjukkan keseriusan pendekatan mereka. Citi sudah terhubung ke lebih dari 220 jaringan pembayaran di seluruh dunia dan mulai dari blockchain pribadi sebelum beralih ke publik. Salah satu contoh nyata adalah Citi Token Services untuk uang tunai, yaitu jaringan blockchain 24/7 untuk transfer dalam sistem global.

Di sinilah muncul poin menarik - ketika bitcoin beroperasi 24/7, bank membutuhkan dolar AS 24/7 atau uang digital 24/7. Citi menyesuaikan sistem internal mereka untuk operasi 24 jam. Dan ini bukan hanya inisiatif mereka - klien institusional sudah lama menuntut hal ini dari lembaga keuangan tradisional.

Bursa saham New York berencana meluncurkan platform perdagangan blockchain 24 jam untuk saham dan dana yang ditokenisasi sebelum akhir tahun. Nasdaq juga tidak ketinggalan - mereka mengungkapkan rencana perdagangan saham dan produk investasi hampir 24 jam.

Secara keseluruhan, Morgan Stanley crypto dan Citi menunjukkan bagaimana sistem keuangan tradisional secara bertahap mengintegrasikan aset digital ke dalam infrastruktur mereka. Ini bukan revolusi, tetapi evolusi - bank hanya menyesuaikan diri dengan apa yang sudah terjadi di pasar. Dan ini berarti permintaan institusional untuk cryptocurrency akan terus meningkat.
BTC-0,17%
ETH0,08%
SOL1,03%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan