Gw udah lama banget mikirin tentang ini. Pertanyaannya sederhana: ke mana arah crypto sebenarnya? Evgeny Gaevoy, founder Wintermute, baru-baru ini ngeluarin pemikiran yang cukup dalam soal filosofi crypto dan masa depannya.



Jadi ceritanya, dia banyak terinspirasi dari Dune Messiah—buku yang ngajarin satu pelajaran penting: umat manusia butuh diversifikasi untuk bertahan. Konsepnya "Golden Path" itu basically tentang gimana kita selalu jatuh ke pola yang sama: dari chaos ke organisasi, terus ke empire, terus collapse. Siklusnya berulang terus.

Dan yang paling penting dari semua itu? Kita harus embrace keberagaman, tolak centralization, seberapa attractive pun stability yang ditawarnya. Tapi di dunia sekarang? Terlalu banyak "protected comfort"—di negara-negara, di sistem keuangan corporate, di mana-mana. Ini slowly pushing kita ke kehancuran.

Gaevoy lihat tiga kemungkinan masa depan yang bisa terjadi: anarcho-capitalism (perusahaan menang), nationalism (negara menang), atau fascism (keduanya kolaborasi). Tapi ada satu sisi yang berbeda—sesuatu yang nggak kasih "protected comfort" tapi malah force kamu jadi sovereign dan independent. Apa itu? Cryptocurrency, tentu saja.

Nah ini yang menarik. Selama hampir 9 tahun di industri ini, Gaevoy bilang dia never felt this confused. Kita udah dapet yang kita mau—institusi masuk, teknologi ada. Tapi "soul"-nya hilang. Rasa "what are we actually doing?" juga hilang.

Dia lihat tiga path di depan. Pertama, traditional finance menelan crypto—stablecoin populer, chain dengan KYC, Bitcoin jadi digital gold di tangan pemerintah dan ETF. Kita kalah total. Kedua, pemerintah surrender ke blockchain, everything permissionless, KYC/AML gone. Dunia bebas dan gemilang—tapi itu pure imagination, probability minimum. Ketiga, kita build something parallel dan completely separate dari sistem yang ada. Kita menang dengan cara yang jujur. Probability? Entirely depends on us.

Gaevoy jelas nggak interested di solusi pertama. Itu cuma bikin machine yang sudah ada jalan lebih smooth. Solusi kedua? Pure fantasy—pemerintah nggak akan release sovereignty, perusahaan nggak akan release monopoli voluntarily. Jadi tinggal solusi ketiga: build ecosystem yang truly independent.

Masalah terbesar? Banyak orang belum really understand pelajaran ini sampai ke tulang. Terutama yang tinggal di negara Barat yang comfortable. Tapi 2022-2024, kita actually experience it—SEC dan CFTC attack, plus centralized entities hampir buy half of crypto world. Apa lesson yang kita ambil? Opposite direction. Kita pikir cukup put right people di right position, kita menang. Padahal nggak.

Selama bertahun-tahun kita complain tentang bad UX, Bitcoin impractical sebagai payment tool, endless hacking attacks. Tapi gimana kalo kita semua salah? Gimana kalo inconvenience ini actually adalah harga yang harus kita bayar untuk sovereignty?

Gaevoy bilang kita harus optimize UX, tapi target bukan 50% world population yang nggak butuh, tapi 50% yang truly need sovereignty—orang-orang di developing countries yang lihat democracy erode, atau di developed countries yang increasingly mirip China dan Russia dengan anti-privacy laws.

Tujuan kita bukan against regulation atau government. Tujuan kita adalah create something yang completely nggak bisa mereka control. Key-nya adalah jangan depend on points yang bisa di-cut: fiat on/off ramps, app stores, DNS resolution, centralized sorters, social media platforms, atau centralized stablecoin.

Secara spesifik, Gaevoy suggest: embrace permissionless sovereign protocols, build DAO yang truly decentralized (bukan yang pura-pura), learn to not depend on centralized systems atau siap switch immediately, bring back algorithmic stablecoin yang sustainable, dan protect privacy dengan tools apapun.

Di akhir, dia bilang: kita harus build sesuatu agar orang-orang di masa depan punya tempat untuk escape, sambil allowing real world dan crypto world coexist. Alat untuk escape adalah satu-satunya yang worth building. Suatu hari nanti, ketika cryptocurrency nggak lagi populer, ia masih bisa function without outside interference. Itu yang penting.

Kebanyakan dari kita masih akan choose hidup berdampingan dengan empire. Karena responsibility, comfort, atau reasons lainnya—semua bisa dimengerti. Tapi small group yang tersisa akan create jalan keluar. Wintermute dan builders lain di crypto space, mereka basically trying to do exactly that—build infrastructure yang truly resilient dan permissionless untuk future yang lebih free.
BTC-0,94%
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan