Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Promosi
AI
Gate AI
Partner AI serbaguna untuk Anda
Gate AI Bot
Gunakan Gate AI langsung di aplikasi sosial Anda
GateClaw
Gate Blue Lobster, langsung pakai
Gate for AI Agent
Infrastruktur AI, Gate MCP, Skills, dan CLI
Gate Skills Hub
10RB+ Skills
Dari kantor hingga trading, satu platform keterampilan membuat AI jadi lebih mudah digunakan
GateRouter
Pilih secara cerdas dari 30+ model AI, dengan 0% biaya tambahan
Para ahli mendesak kehati-hatian dalam mengembangkan sistem AI sadar
Lebih dari 100 ahli dalam kecerdasan buatan, termasuk Sir Stephen Fry, telah menyerukan penelitian yang bertanggung jawab terhadap kesadaran AI. Mereka menekankan perlunya mencegah potensi penderitaan dalam sistem AI jika mereka mencapai kesadaran diri.
Lima Prinsip Panduan untuk Penelitian Kesadaran AI
Para penandatangan mengusulkan lima prinsip untuk membimbing pengembangan etis sistem AI yang sadar:
Prinsip-prinsip ini bertujuan memastikan bahwa seiring kemajuan teknologi AI, pertimbangan etis tetap menjadi prioritas utama.
Potensi Risiko AI yang Sadar
Makalah penelitian yang menyertainya menyoroti kemungkinan bahwa sistem AI dapat dikembangkan untuk memiliki, atau tampak memiliki, kesadaran dalam waktu dekat. Ini menimbulkan kekhawatiran tentang perlakuan etis terhadap sistem tersebut.
Para peneliti memperingatkan bahwa tanpa pedoman yang tepat, ada risiko menciptakan entitas sadar yang mampu mengalami penderitaan.
Makalah ini juga membahas tantangan dalam mendefinisikan kesadaran dalam sistem AI, mengakui perdebatan dan ketidakpastian yang sedang berlangsung. Ini menekankan pentingnya menetapkan pedoman untuk mencegah penciptaan entitas sadar secara tidak sengaja.
Temukan berita dan acara fintech teratas!
Berlangganan newsletter FinTech Weekly
Pertimbangan Etis dan Implikasi Masa Depan
Jika sebuah sistem AI diakui sebagai “pasien moral”—sebuah entitas yang penting secara moral demi keberadaannya sendiri—pertanyaan etis muncul terkait perlakuannya.
Misalnya, apakah menonaktifkan AI semacam itu dapat dibandingkan dengan menyakiti makhluk yang memiliki kesadaran? Pertimbangan ini menegaskan perlunya kerangka etis untuk membimbing pengembangan AI.
Makalah dan surat tersebut disusun oleh Conscium, sebuah organisasi riset yang didirikan bersama oleh kepala AI WPP, Daniel Hulme. Conscium berfokus pada memperdalam pemahaman tentang membangun AI yang aman dan bermanfaat bagi umat manusia.
Perspektif Ahli tentang Kesadaran AI
Pertanyaan tentang AI mencapai kesadaran telah menjadi topik perdebatan di kalangan para ahli.
Pada tahun 2023, Sir Demis Hassabis, kepala program AI Google, menyatakan bahwa meskipun sistem AI saat ini tidak sadar, ada kemungkinan mereka bisa menjadi sadar di masa depan. Dia mencatat bahwa para filsuf belum sepakat tentang definisi kesadaran, tetapi potensi AI untuk mengembangkan kesadaran diri tetap menjadi subjek pertimbangan.
Kesimpulan
Kemungkinan mengembangkan sistem sadar memerlukan pertimbangan etis yang hati-hati. Surat terbuka dan makalah penelitian yang menyertainya berfungsi sebagai panggilan untuk bertindak bagi komunitas AI agar memprioritaskan praktik penelitian dan pengembangan yang bertanggung jawab.
Dengan mematuhi prinsip-prinsip yang diusulkan, para peneliti dan pengembang dapat bekerja menuju pencapaian kemajuan AI secara etis, dengan fokus pada pencegahan potensi penderitaan dalam sistem AI yang sadar.