Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Saya baru-baru ini memperhatikan diskusi menarik tentang kenyataan desentralisasi Bitcoin dan apakah mekanisme bukti kerja adalah sumber utamanya. David Schwartz, mantan kepala teknologi di Ripple, mengemukakan pandangan yang sangat berbeda dari kebanyakan pendukung Bitcoin.
Cerita dimulai ketika seorang analis XRPL memperhatikan bahwa Foundry USA, kumpulan penambangan Bitcoin terbesar di dunia, berhasil menambang 7 blok berturut-turut baru-baru ini. Peristiwa ini sendiri tidak terlalu mengkhawatirkan kecuali apa yang mengikutinya — reorganisasi cepat rantai yang melibatkan kumpulan penambangan lain. Yang lebih penting, kekuatan penambangan dari kumpulan ini mendekati ambang profitabilitas untuk penambangan sendiri, sebuah skenario akademis yang dikenal yang dapat menyebabkan penyalahgunaan sistem.
Di sinilah muncul pengamatan penting dari Schwartz. Dia secara terbuka mengatakan bahwa desentralisasi Bitcoin tidak berasal dari penggunaan mekanisme PoW-nya, melainkan sebaliknya — bukti kerja itu sendiri mewakili kekuatan terpusat yang harus terus-menerus dilawan oleh Bitcoin. Pandangan ini mungkin mengejutkan sebagian orang, tetapi mencerminkan kenyataan yang nyata.
Masalah yang dia ajukan sangat nyata dan mendalam. Mengubah algoritma penambangan dapat mengirim sinyal berbahaya bahwa aturan Bitcoin tidak tetap seperti yang diyakini investor, yang dapat mengguncang kepercayaan terhadap ketahanannya terhadap perubahan. Tetapi membiarkan semuanya tetap seperti sekarang berarti sangat bergantung pada niat baik dari penambang besar — dan ini bukan jaminan yang kuat.
Yang menarik, Fletch, seorang peneliti XRPL, menunjukkan bahwa buku besar XRP tidak menghadapi tantangan reorganisasi yang sama karena memiliki penyelesaian final yang nyata. Ini mencerminkan perbedaan utama antara mekanisme konsensus yang berbeda — Bitcoin bergantung pada rantai terpanjang, sementara XRP bergantung pada kesepakatan validator yang terpercaya.
Pada akhirnya, Schwartz menyarankan bahwa komunitas Bitcoin mungkin memilih untuk hidup berdampingan dengan masalah ini saat ini, karena upaya memperbaikinya dapat membuka kotak Pandora. Tetapi ini meninggalkan pertanyaan yang menggantung — bisakah Bitcoin mempertahankan desentralisasi sejatinya dalam jangka panjang jika kekuatan penambangan tetap terkonsentrasi seperti ini?