Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Baru saja saya membaca laporan terbaru FBI tentang kejahatan siber tahun 2025, dan ada banyak hal menarik (dan menakutkan) di dalamnya. Angka-angkanya benar-benar mengejutkan - kerugian meningkat sebesar 26% menjadi 20,8 miliar dolar. Dalam setahun, lebih dari satu juta pengaduan dikumpulkan, dan itu hanya dari mereka yang benar-benar menyadari bahwa mereka telah ditipu.
Cryptocurrency tetap menjadi saluran utama bagi penipu. Hampir 182 ribu pengaduan terkait crypto, kerugian total - 11,3 miliar dolar. Ini 54% dari semua kerugian. Dan yang paling menyedihkan - lebih dari 18 ribu orang kehilangan 100 ribu dolar atau lebih setiap orang.
Tapi yang benar-benar mencolok adalah: korban utama adalah orang berusia di atas 60 tahun. Mereka mengajukan lebih dari 200 ribu pengaduan dan kehilangan 7,75 miliar dolar. Dalam penipuan crypto, mereka paling menderita - 13,7 ribu kasus, kerugian 2,76 miliar dolar. Jelas mengapa: teknologi baru, kode QR, ATM crypto - bagi mereka ini seperti jatuh dari bulan. Penipu sangat memahami ini dan secara sengaja menargetkan mereka.
Satu lagi masalah yang menyakitkan - yang disebut recovery scams (penipuan dengan pengembalian dana). Korban sudah kehilangan uang, datang "penolong" dan berjanji akan mengembalikannya. Dan orang berusia 60+ kembali tertipu - 2,5 ribu kasus, kerugian lebih dari 5,4 miliar dolar. Artinya mereka ditipu dua kali.
Skema tipikal: phishing, dukungan teknis palsu, penipuan investasi, kebocoran data. Berdasarkan kerugian, penipuan investasi memimpin - 8,6 miliar dolar. Kemudian ada email bisnis (BEC) - 3 miliar, dukungan teknis - 2,1 miliar.
Dan yang benar-benar mengkhawatirkan: kecerdasan buatan membuat kejahatan siber menjadi lebih berbahaya. 22 ribu pengaduan dengan komponen AI, kerugian 893 juta dolar. Penipu menggunakan AI untuk membuat surat palsu dari manajemen, kloning suara ("tolong, ini cucumu"), sintesis video dengan selebriti yang diklaim merekomendasikan investasi. Ini mengubah penipuan menjadi industri skala besar - satu penjahat bisa menipu ribuan orang.
FBI berusaha melakukan sesuatu - membekukan 679 juta dolar pada tahun 2025, melakukan operasi bersama dengan India melawan pusat panggilan. Tapi dalam skala sebesar ini, itu hanyalah setetes di lautan.
Kesimpulan sederhananya: kejahatan siber meningkat, metode menjadi semakin canggih, AI mengubah permainan, dan orang tua berada dalam zona risiko khusus. Bagi orang biasa, ini berarti satu hal - harus sangat berhati-hati, belajar mengenali palsu, tidak percaya pada investasi cepat dan bantuan dari orang asing. Dan yang utama - jika sudah tertipu, jangan percaya pada pengembalian dana apa pun. Itu jebakan.