Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Saya baru saja mengetahui sesuatu yang cukup menarik di dunia AI. Ternyata Jed McCaleb, pendiri Ripple dan Stellar, sedang mengalihkan dana besar ke penelitian AGI. Melalui lembaga nirlaba Astera Institute, dia berkomitmen dengan satu miliar dolar untuk mengembangkan sistem kecerdasan buatan yang benar-benar meniru cara kerja otak manusia.
Yang menarik perhatian saya adalah kritiknya terhadap arsitektur Transformer yang saat ini dominan. McCaleb berargumen bahwa model-model ini hanya melakukan satu hal dengan baik: prediksi. Mereka kekurangan perencanaan nyata, pengambilan keputusan yang otentik, motivasi. Pada dasarnya, mereka adalah mesin pelengkap otomatis yang sangat canggih, tetapi tidak lebih. Oleh karena itu, dia percaya kita perlu kembali mempelajari bagaimana otak benar-benar belajar.
Mereka sudah merekrut Dileep George, yang berasal dari DeepMind, untuk memimpin proyek ini. Rencananya cukup ambisius: memperluas tim menjadi 30 peneliti selama tahun ini dan mempublikasikan semuanya secara terbuka. Ini bukan langkah tipikal menyimpan rahasia seperti yang sering terlihat di Silicon Valley.
Tapi tunggu, ada lagi. Jed McCaleb juga menanamkan tambahan 600 juta dolar khusus untuk penelitian neuro ilmiah. Kita berbicara tentang memasang antarmuka otak-komputer pada tikus, primata, dan akhirnya manusia untuk memetakan pola aktivitas neural. Pola-pola ini akan menjadi arsitektur AI baru. Ambisius, terdengar seperti fiksi ilmiah, tetapi inilah yang sedang terjadi.
Visinya jelas: jika kita ingin AGI sejati, kita harus memahami otak terlebih dahulu. McCaleb sangat yakin bahwa solusinya bukan dengan membuat Transformer yang lebih besar, tetapi dengan mengubah sepenuhnya cara kita berpikir tentang arsitektur AI.