Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
KelpDAO diserang: peretas belum menarik dana, Arbitrum duluan menutup pintu
Jika kejadian ini dibuat film, kira-kira adalah——peretas baru saja masuk ke brankas, belum sempat mengisi kantong, penjaga pintu langsung menekan “kunci satu tombol”.
Operasi pembekuan Arbitrum ini, kecepatannya membuat orang curiga apakah sudah latihan sebelumnya.
Tapi jika dilihat dengan tenang, sebenarnya ada tiga tingkat perubahan di baliknya.
Pertama, kecepatan respons di chain masuk ke “menit”. Dulu kejadian keamanan selalu “analisis setelah kejadian”, sekarang mulai berubah menjadi “penangkapan secara real-time”.
Kedua, infrastruktur mulai memiliki “kemampuan kolaborasi”. Bukan hanya protokol tunggal yang menyelamatkan diri, tetapi seluruh ekosistem yang terhubung—jembatan, DEX, node, validator semuanya bisa terlibat.
Ketiga, perang psikologis meningkat. Peretas juga mulai cemas: uang sudah didapat, tapi belum tentu bisa dibelanjakan.
Ini sebenarnya sangat penting. Karena esensi keamanan bukan “tanpa celah”, tetapi “membuat serangan tidak menguntungkan”.
Mari bahas sedikit kenyataan: Banyak pengguna secara naluriah tidak suka dengan “pembekuan”, tapi dari sudut pandang lain, jika asetmu sendiri yang dicuri, apa yang lebih kamu harapkan?
Jawabannya sangat sederhana: pertama cegah, lalu diskusikan prinsipnya.
Inilah nilai paling nyata dari kejadian ini—— Ini membuat “keamanan” dari sekadar slogan menjadi kekuatan eksekusi.
Ringkasnya: Dulu peretas takut kode, sekarang lebih takut lagi—sistem bereaksi lebih cepat darinya.
#Arbitrum冻结KelpDAO黑客ETH