Saya tidak bisa memegang spot, kontrak saya selalu ingin menambah, akhirnya bukan ketinggalan peluang atau likuidasi… Singkatnya: jangan biarkan order menentukan emosi kamu, biarkan posisi menentukan apakah kamu bisa bertahan sampai besok. Versi manajemen posisi sederhana saya: tulis dulu “kerugian maksimal yang bisa diterima” secara tetap, baru pertimbangkan “potensi keuntungan”, kalau tidak semua tergantung nafsu.



Belakangan melihat Layer2 bersaing soal TPS, biaya, dan subsidi yang rame banget, saya juga ingin ikut-ikutan mengejar chain baru yang sedang panas, tapi panasnya cuma sebatas itu, kalau rugi ya anggap saja beli tiket masuk, jangan sampai diubah jadi kepercayaan yang tak tergoyahkan.

Saya tidak perlu dipahami, saya cuma sadar bahwa begitu saya mulai memberi penjelasan ke pasar, biasanya itu cuma alasan buat dorongan impulsif… Begitu saja dulu.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan