Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Saya menemukan perspektif yang cukup menarik tentang bagaimana AI dapat mempengaruhi skenario makroekonomi dalam beberapa tahun ke depan. Pada dasarnya, pemikirannya adalah bahwa kenaikan produktivitas yang berasal dari kecerdasan buatan dapat berakhir menciptakan tekanan deflasi dalam ekonomi. Dan ketika ini terjadi, para pembuat kebijakan moneter cenderung memperluas penawaran uang untuk melawan deflasi.
Jika skenario ini benar-benar terwujud, implikasinya bagi Bitcoin akan sangat signifikan. Proyeksi yang saya lihat menunjukkan bahwa BTC akan mencapai sekitar US$ 11 juta per koin hingga kuartal pertama tahun 2036. Untuk memberi gambaran, ini akan berarti kapitalisasi pasar sekitar US$ 2,3 kuadriliun, sesuatu yang benar-benar luar biasa besar.
Untuk memahami skala, kapitalisasi US$ 2,3 kuadriliun ini akan mewakili sekitar 12% dari semua aset keuangan global. Saat ini, Bitcoin hanya menguasai 0,2% dari total aset tersebut. Artinya, kita berbicara tentang perubahan monumental dalam pentingnya aset ini dalam sistem keuangan global. Proyeksi ini mengasumsikan pertumbuhan tahunan kekayaan global sebesar 7%, yang merupakan skenario yang masuk akal mengingat produktivitas yang didorong oleh AI.
Yang menarik adalah bahwa logika ini masuk akal: jika AI menyebabkan deflasi, bank sentral perlu menyuntikkan lebih banyak uang ke dalam ekonomi. Dengan lebih banyak uang yang beredar dan Bitcoin menjaga pasokan tetap tetap, tekanan harga akan menjadi tak terhindarkan. Tentu saja, ini adalah proyeksi jangka panjang dan banyak variabel yang bisa berubah, tetapi ini adalah skenario yang patut diikuti, terutama dengan AI yang mengubah produktivitas ekonomi secara begitu radikal.