Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Baru saja muncul konflik hukum baru dalam dunia kripto. Justin Sun, sebagai pendiri TRON, telah mengajukan gugatan terhadap proyek World Liberty Financial milik keluarga Trump.
Menurut klaimnya, proyek tersebut mengancam akan membekukan semua tokennya, membatasi hak suara, dan bahkan menghancurkannya secara permanen.
Situasi ini sangat menarik karena ada ketegangan yang sudah berlangsung lama di komunitas kripto mengenai pengelolaan token dan hak-hak tata kelola.
Langkah Justin Sun ini tampaknya menjadi indikator dari masalah yang lebih besar.
Perlindungan hak pemilik token dan transparansi mekanisme tata kelola kini bukan lagi sekadar diskusi teoretis, melainkan sedang diperdebatkan di ruang pengadilan.
Kasus ini juga menyoroti seberapa besar proyek kripto bisa terpusat dan seberapa besar kekuasaan yang harus dimiliki pemilik token.
Sepertinya, komunitas kripto akan mengikuti perkembangan gugatan ini dengan cermat.