Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Penelitian menarik dilakukan oleh Brickken. Ternyata, penerbit aset nyata adalah perusahaan yang mengeluarkan versi tokenisasi dari aset mereka — pendekatan terhadap tokenisasi sangat berbeda dari yang kita bayangkan.
Intinya adalah bahwa sebagian besar penerbit melihat ini terutama sebagai alat untuk mengumpulkan modal, bukan untuk menciptakan likuiditas. Survei menunjukkan: 53,8% peserta menempatkan prioritas utama pada pembentukan modal dan efisiensi pengumpulan dana. Sebagai perbandingan, hanya 15,4% yang fokus pada likuiditas sekunder. Meski begitu, paradoksnya adalah bahwa 46,2% tetap berharap bahwa aset mereka akan menjadi likuid di pasar sekunder dalam satu setengah tahun.
Direktur pemasaran Brickken mencatat adanya pergeseran persepsi yang serius. Tokenisasi semakin dipandang bukan sebagai alat eksotis, tetapi sebagai lapisan infrastruktur keuangan yang lengkap. Menyelesaikan masalah nyata: mempermudah akses ke modal, mengurangi kompleksitas operasional.
Sementara penerbit sedang memahami pendekatan ini, bursa besar seperti CME, NYSE, dan Nasdaq sudah menyiapkan infrastruktur untuk perdagangan 24 jam aset tokenisasi. Jelas bahwa ini tentang peningkatan volume dan sumber pendapatan baru.
Statistik kesiapan mengesankan: 69,2% sudah menyelesaikan proses tokenisasi. Tapi ada kekurangan besar — regulasi. Bagi 84,6% responden, ini tetap menjadi hambatan serius.
Tokenisasi sudah melampaui properti. Minat terhadap saham dan kekayaan intelektual meningkat. Para ahli menekankan: penting untuk menanamkan kepatuhan terhadap regulasi sejak awal, bukan kemudian. Dan infrastruktur penerbitan menjadi jembatan yang menghubungkan keuangan tradisional dengan yang terdesentralisasi.