Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Akhir-akhir ini ada perkembangan yang menarik perhatian saya. Menurut laporan Bloomberg, emas akhirnya mengungguli dolar AS dan naik ke posisi sebagai aset cadangan global terbesar di dunia. Ini bukan sekadar statistik, tetapi menunjukkan perubahan mendalam dalam sistem keuangan global.
Bayangkan, selama bertahun-tahun dolar menjadi pilihan utama sebagai aset cadangan bagi bank sentral dan lembaga keuangan. Tapi sekarang situasinya berbeda. Di tengah meningkatnya ketidakpastian ekonomi, ketegangan geopolitik, dan tekanan inflasi, otoritas moneter beralih ke emas. Banyak negara, termasuk Amerika dengan cadangan emasnya, meningkatkan akumulasi emas mereka.
Di balik tren ini ada logika sederhana. Mata uang fiat tradisional adalah instrumen yang dikendalikan oleh bank sentral dan nilainya dipengaruhi oleh keputusan politik. Sedangkan emas adalah aset fisik, terbatas, dan tidak dikendalikan oleh siapa pun. Terutama di masa ketidakpastian, karakteristik ini menjadi sangat menarik bagi investor dan pembuat kebijakan.
Cadangan emas Amerika juga merupakan bagian dari tren ini. Bank sentral memperkuat portofolio emas mereka untuk melawan persaingan dari aset alternatif seperti dolar. Ini menimbulkan pertanyaan tentang bagaimana sistem keuangan akan berubah dalam jangka panjang. Kebangkitan emas ini bukan hanya tentang satu kelas aset mengungguli yang lain, tetapi juga menandai pergeseran paradigma dalam tren keuangan global.