Ghana sedang berusaha melakukan perubahan kebijakan yang menarik. Mereka berencana memperkenalkan sistem royalti baru untuk industri penambangan emas.



Hingga saat ini, Ghana memberlakukan tarif pajak tetap sebesar 5% kepada pekerja tambang emas, tetapi ada langkah untuk beralih ke sistem yang fluktuatif yang terkait dengan harga pasar. Secara spesifik, jika harga emas mencapai 4.500 dolar per ons, royalti akan meningkat hingga 12%. Otoritas regulasi pertambangan Ghana mengumumkan sistem baru ini, dan pergeseran dari tarif pajak tetap ke model yang fleksibel dan terkait harga ini merupakan perubahan yang menarik bagi industri.

Yang menarik adalah bahwa sistem fluktuatif yang sama juga akan diterapkan pada lithium. Berdasarkan kisaran harga dari 1.500 dolar hingga 3.200 dolar per ton, royalti akan disesuaikan dari 5% hingga 12%. Namun, untuk mineral lain, tarif pajak tetap sebesar 5% akan tetap dipertahankan.

Sebagai negara penghasil emas terbesar di Afrika, latar belakang kebijakan ini adalah keinginan untuk memaksimalkan pendapatan dari industri pertambangan sambil menyesuaikan diri dengan pasar internasional yang berfluktuasi. Di tengah tekanan dari Amerika Serikat dan negara-negara Barat untuk mengubah kebijakan, Ghana tampaknya berkomitmen untuk mendorong pendekatan inovatif ini. Bagi negara sumber daya, sistem royalti yang terkait harga ini dipandang sebagai model yang mampu menyesuaikan diri secara fleksibel terhadap perubahan kondisi pasar.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan