Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Baru-baru ini saya memperhatikan sebuah langkah yang cukup mencolok dari Rusia. Presiden Putin baru saja menandatangani sebuah undang-undang baru terkait mata uang kripto, dan ini berpotensi berpengaruh besar terhadap cara negara lain menangani aset digital.
Secara spesifik, undang-undang ini mengklasifikasikan Bitcoin dan jenis mata uang kripto lainnya sebagai "aset tak berwujud" menurut sistem hukum pidana. Yang penting adalah undang-undang ini memungkinkan pengadilan Rusia memiliki wewenang untuk menyita aset-aset ini dalam kasus pidana. Ini adalah kali pertama Rusia memiliki kerangka hukum yang jelas untuk penyitaan aset mata uang kripto.
Menurut rincian yang diumumkan, saat melakukan permintaan penyitaan, polisi atau jaksa harus menyebutkan jenis token, jumlah spesifik, dan juga alamat dompet. Selain itu, undang-undang ini juga memungkinkan aparat penegak hukum untuk memindahkan aset mata uang kripto tersebut ke dompet yang dikendalikan pemerintah. Ini adalah langkah yang cukup tegas dalam mengendalikan aset digital.
Yang menarik di sini adalah bahwa undang-undang ini tidak hanya tentang penyitaan internal. Menurut laporan dari PANews, pejabat Kementerian Kehakiman Rusia menyatakan bahwa undang-undang ini juga bertujuan untuk menciptakan kerangka hukum untuk bekerja sama dengan bursa kripto luar negeri. Ini menunjukkan bahwa Rusia berusaha melegalkan proses penyitaan aset mata uang kripto secara internasional.
Saya melihat ini sebagai langkah penting dalam pendekatan Rusia terhadap pengelolaan aset digital. Alih-alih menganggap mata uang kripto sebagai sesuatu yang sepenuhnya di luar sistem hukum tradisional, mereka sedang memasukkannya ke dalam kerangka yang sama dengan aset fisik. Mungkin negara lain akan mulai mempertimbangkan pendekatan serupa. Jika tertarik dengan perkembangan ini, Anda dapat mengikuti aset terkait di Gate untuk mendapatkan pembaruan tentang perubahan kebijakan.