Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Kebijakan baru kepala bank sentral Korea Selatan Shin Hyun-song menunjukkan titik balik yang menarik. Dalam pidatonya kemarin, dia memberikan dukungan kuat terhadap pengembangan CBDC dan deposito yang ditokenisasi. Terutama dalam fase kedua Proyek Han River, fokusnya adalah memperluas aset digital ini dan meningkatkan pengaruh won dalam sistem pembayaran global.
Partisipasi dalam inisiatif internasional seperti Proyek Agora direncanakan. Diharapkan agar won, sebagai mata uang Korea Selatan, dapat lebih banyak berperan di arena internasional. Namun yang menarik adalah perubahan pendekatan terhadap stablecoin yang terlihat. Shin, selama masa jabatannya di Bank Pembayaran Internasional, sangat kritis terhadap stablecoin. Sekarang, menurut laporan, dia tampaknya berpikir bahwa stablecoin yang didukung won dapat hidup berdampingan dengan CBDC.
Upaya legislatif untuk membentuk kerangka hukum bagi stablecoin di Korea Selatan terus berlangsung. Namun, dalam pidatonya, Shin tidak secara langsung menyebut stablecoin yang didukung won. Ini menunjukkan bahwa topik ini masih sensitif. Tapi, terlihat bahwa sikap umum mulai melunak. Ada pergeseran menuju pendekatan yang lebih pragmatis di bidang aset digital. Mereka tampaknya membayangkan sebuah model di mana ekosistem stablecoin dan CBDC dapat bekerja sama. Langkah-langkah ini akan sangat penting dalam konteks digitalisasi perbankan sentral.