Saya baru saja mendengarkan Ray Dalio di podcast All-In dan dia memiliki poin menarik tentang mengapa Bitcoin sebenarnya tidak bisa bersaing dengan emas sebagai cadangan nilai. Bukan berarti saya meremehkan Bitcoin, tetapi argumennya tentang posisi emas dalam sistem keuangan cukup kuat.



Yang menonjol adalah bahwa emas memiliki sesuatu yang tidak bisa ditiru Bitcoin: sejarah berabad-abad dan kepercayaan dari bank sentral di seluruh dunia. Sementara Bitcoin masih dipandang sebagai aset berisiko yang berkorelasi dengan teknologi dan saham, emas mempertahankan status netralnya. Itu bukan hal kecil ketika kita berbicara tentang cadangan emas yang sesungguhnya di masa ketidakpastian.

Dalio menyebutkan batasan struktural Bitcoin yang cukup jelas: regulasi masih menjadi bayangan, ada risiko teknologi yang melekat, dan, yah, tergantung pada janji pihak ketiga. Emas, sebaliknya, tidak bergantung pada pihak lawan, tidak bisa dicetak, dan pasokannya terbatas. Itu memberinya kekuatan yang belum dicapai Bitcoin dalam imajinasi bank sentral.

Skala juga penting. Bank sentral memiliki cadangan emas yang besar, yang memperkuat kredibilitasnya sebagai cadangan nilai. Bitcoin harus mencapai sesuatu yang benar-benar berbeda untuk menggantikan itu. Apa yang dikatakan Dalio adalah bahwa setiap aset memiliki perannya sendiri: Bitcoin bersifat spekulatif dan inovatif, tetapi emas akan tetap menjadi cadangan emas yang dapat diandalkan dalam sistem keuangan global. Keduanya berbeda, bukan pesaing langsung.
BTC4,26%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan