Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
#美伊二轮谈判进展 Negosiasi "gagal", situasi terjebak dalam kebuntuan
Putaran kedua negosiasi AS-Iran yang dijadwalkan di Islamabad, Pakistan, pada 22 April resmi terhenti. Iran secara tegas menolak hadir pada 21 April, menuduh pihak AS kurang niat; pihak AS kemudian membatalkan perjalanan Wakil Presiden Vance. Meskipun Presiden AS Trump mengumumkan perpanjangan masa gencatan senjata sementara yang akan segera berakhir, perbedaan besar di isu inti menyebabkan dialog kali ini gagal terlaksana.
Akar perpecahan: defisit kepercayaan dan perbedaan pokok
Gagalnya negosiasi bukanlah kebetulan, melainkan hasil dari permainan panjang kedua belah pihak:
Tuduhan Iran: Iran menuduh AS "berkata dan bertindak tidak konsisten", satu sisi memberi sinyal negosiasi, di sisi lain mempertahankan blokade pelabuhan Iran dan tekanan militer. Juru bicara Kemenlu Iran, Baghaei, secara tegas menyebut tindakan AS "tidak dapat diterima", dan menyatakan partisipasi dalam negosiasi adalah "buang-buang waktu".
Konflik mendasar: kedua pihak berbeda pendapat dalam hal pencabutan sanksi (Iran menuntut pencabutan lengkap, AS menolak), program nuklir (AS menuntut penghentian tanpa batas waktu, Iran menegaskan hak penggunaan damai), dan keamanan regional, sehingga kurangnya dasar kepercayaan.
Prospek ke depan: perang konsumsi melalui negosiasi sambil saling menyerang
Meskipun meja negosiasi sementara sepi, situasi belum sepenuhnya kehilangan kendali. Perpanjangan gencatan senjata oleh Trump menunjukkan pihak AS masih ingin menjaga jendela diplomasi, menghindari konflik langsung meningkat. Dalam waktu dekat, hubungan AS-Iran kemungkinan besar akan tetap dalam pola "konfrontasi sambil mencoba", di mana kekuatan militer dan diplomasi saling tarik-menarik mencari keseimbangan baru, tetapi terobosan substantif masih memerlukan keputusan politik besar.