Saya baru saja membaca komentar Pavel Durov tentang aplikasi verifikasi usia yang diluncurkan UE, dan jujur saja, orang tersebut memang beralasan untuk khawatir.



Bagi yang belum tahu, Pavel Durov adalah pendiri Telegram, jadi dia cukup paham tentang keamanan dan privasi. Yang menarik adalah menurut dia, aplikasi tersebut diretas secara harfiah dalam hitungan menit setelah dirilis ke publik. Menit. Kita tidak sedang berbicara tentang minggu atau serangan canggih yang membutuhkan berbulan-bulan penelitian.

Yang paling menarik perhatian saya adalah ironi yang ditunjukkan Durov: aplikasi ini dipromosikan sebagai "menghormati privasi", tetapi sebenarnya bisa berubah menjadi alat pengawasan. Itu justru bertentangan dengan apa yang dijanjikan. Jika mereka tidak bisa menjaga keamanannya dari hacker dasar saja, bagaimana mereka menjamin tidak akan digunakan untuk pengawasan?

Ini membuka diskusi penting yang sudah lama kita lihat di industri teknologi. Setiap kali pemerintah atau institusi besar ingin menerapkan sistem verifikasi identitas digital, muncul pertanyaan yang sama: apakah kita benar-benar bisa percaya bahwa sistem ini akan aman? Pavel Durov cukup vokal tentang hal-hal ini, dan dalam kasus ini tampaknya kekhawatirannya sangat beralasan.

Keamanan dalam sistem identitas digital bukanlah hal yang sepele. Jika gagal di sini, banyak hal lain juga akan gagal.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan