Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Promosi
AI
Gate AI
Partner AI serbaguna untuk Anda
Gate AI Bot
Gunakan Gate AI langsung di aplikasi sosial Anda
GateClaw
Gate Blue Lobster, langsung pakai
Gate for AI Agent
Infrastruktur AI, Gate MCP, Skills, dan CLI
Gate Skills Hub
10RB+ Skills
Dari kantor hingga trading, satu platform keterampilan membuat AI jadi lebih mudah digunakan
GateRouter
Pilih secara cerdas dari 30+ model AI, dengan 0% biaya tambahan
Saya memperhatikan tren menarik di pasar makro. Dalam setahun terakhir, prediksi dari pemain keuangan besar mengenai resesi di AS menjadi jauh lebih suram. Jika sebelumnya mereka menyebutkan kemungkinan sebesar 15%, kini empat institusi besar secara independen menilai risiko resesi di AS dalam satu tahun mendatang sebesar 30-48%. Moody's Analytics bahkan mencapai 48,6% — ini adalah sinyal yang serius. Diikuti oleh EY-Parthenon (40%), JPMorgan (35%) dan Goldman Sachs (30%). Konsensusnya jelas.
Apa yang terjadi? Penyebab utama adalah krisis minyak. Ketegangan geopolitik di Selat Hormuz memicu lonjakan tajam harga minyak Brent dari 70 menjadi lebih dari 100 dolar per barel. Ini berdampak serius pada rantai energi di seluruh dunia. JPMorgan mencatat bahwa secara historis, kejutan minyak seperti ini sering menjadi pendahulu resesi ekonomi.
Menariknya, kepala ekonom Moody's, Mark Zandi, menyoroti kecepatan kenaikan penilaian ini — dalam beberapa bulan saja, kemungkinan resesi di AS meningkat dari 15% menjadi hampir 50%. Ini bukan perubahan bertahap, melainkan pergeseran nyata dalam penilaian risiko.
Larry Fink dari BlackRock melihat dua skenario: atau konflik akan segera diselesaikan, harga akan turun dan ekonomi kembali normal, atau ketegangan akan berlanjut, minyak tetap mahal, dan tekanan terhadap ekonomi akan meningkat. Pilihan kedua ini berarti bahwa resesi di AS bisa menjadi kenyataan, bukan sekadar probabilitas statistik. Gambaran makro semakin menjadi semakin tegang.