Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Andreessen Baru-baru ini kembali mengemukakan sebuah pandangan yang cukup menarik, mengatakan bahwa AGI sebenarnya sudah hadir, hanya saja distribusinya belum merata.
Pernyataan ini cukup menarik. Marc Andreessen sebagai salah satu investor ventura terkemuka di Silicon Valley, penilaiannya biasanya mencerminkan beberapa pemahaman mendalam di dunia teknologi. Dia tidak mengatakan bahwa AGI masih di masa depan yang jauh, melainkan bahwa ia sudah ada, masalahnya adalah cara berbeda di berbagai industri dan wilayah untuk mengakses kemampuan AGI sangat berbeda.
Memikirkannya memang benar demikian. Perusahaan teknologi besar dan perusahaan dengan dana melimpah sudah dapat mengakses kemampuan AI paling canggih, tetapi perusahaan kecil dan menengah, serta perusahaan di negara berkembang mungkin masih menggunakan teknologi yang relatif tertinggal. Fenomena ketidaksetaraan ini, menurut Andreessen, adalah ciri khas dari tahap perkembangan AGI saat ini.
Di balik itu sebenarnya mencerminkan sebuah masalah yang lebih dalam: konsentrasi teknologi AGI. Beberapa perusahaan menguasai model AI paling kuat, yang menentukan siapa yang akan mendapatkan manfaat pertama, dan siapa yang akan tertinggal. Pengamatan Andreessen ini sebenarnya mengisyaratkan bahwa peluang nyata di masa depan mungkin bukan pada AGI itu sendiri, melainkan bagaimana membuat kemampuan ini lebih tersebar luas.
Yang menarik adalah, ini juga memberi beberapa petunjuk: jika Anda ingin meraih peluang di era AI, daripada menunggu AGI benar-benar matang, lebih baik mulai memikirkan bagaimana memperoleh dan menerapkan kemampuan AI yang ada saat ini. Pandangan Andreessen ini, dalam tingkat tertentu, mengingatkan kita bahwa kompetisi di masa depan sudah dimulai.