Komandan Indo-Pasifik Amerika Serikat (AS) Laksamana Samuel John Paparo Jr. mengakui Bitcoin bukan sekadar crypto, melainkan teknologi yang berpotensi menjadi senjata digital dalam peta kekuatan global.



Dalam sidang Komite Angkatan Bersenjata Senat AS, jenderal bintang empat di Angkatan Laut AS tersebut menyoroti bagaimana Bitcoin dapat dimanfaatkan sebagai instrumen strategis, terutama di tengah persaingan geopolitik dengan China di kawasan Indo-Pasifik.

“Bitcoin itu sudah jadi realitas, bekerja lewat sistem peer-to-peer tanpa pihak ketiga, dan mampu mendukung berbagai elemen kekuatan nasional Amerika secara menyeluruh,” ujar Paparo.

Ia menjelaskan fokus penelitian militer bukan pada nilai pasar Bitcoin, melainkan pada fondasi teknologinya seperti kriptografi, blockchain, serta mekanisme proof-of-work yang dinilai punya dampak strategis.

“Teknologi di balik Bitcoin menunjukkan potensi luar biasa sebagai alat ilmu komputer, bahkan bisa dimanfaatkan untuk proyeksi kekuatan, termasuk keamanan siber,” tambahnya.

Follow untuk berita menarik lainnya.

#Gate13thAnniversaryLive

$BTC
$ETH
BTC1,64%
ETH2,34%
post-image
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan