Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Menteri Luar Negeri Iran dan Rusia melakukan panggilan telepon membahas Selat Hormuz dan situasi di Timur Tengah
Menteri Luar Negeri Iran, Alaghasi, pada tanggal 2 melakukan panggilan telepon dengan Menteri Luar Negeri Rusia, Lavrov, untuk bertukar pandangan mengenai situasi regional dan internasional di tengah serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran. Menurut informasi yang dirilis oleh Kementerian Luar Negeri Iran di media sosial, selama panggilan tersebut, Alaghasi menyatakan bahwa situasi tidak aman di Selat Hormuz disebabkan oleh Amerika Serikat dan Israel. Alaghasi menegaskan, “Saat ini, kapal dari negara-negara yang tidak terlibat dalam agresi militer terhadap Iran dapat melintasi Selat Hormuz.” Alaghasi mengecam tekanan yang dilakukan Amerika Serikat dan beberapa negara di Dewan Keamanan PBB terhadap Iran, dan menekankan bahwa tindakan provokasi hanya akan memperumit situasi. Ia menyatakan bahwa resolusi Dewan Keamanan terkait masalah Selat Hormuz tidak menyelesaikan masalah apapun. Alaghasi menegaskan bahwa Iran memiliki hak inheren untuk mempertahankan kedaulatan, keamanan nasional, dan integritas wilayahnya. Ia dengan keras mengecam serangan terhadap infrastruktur Iran seperti universitas, pusat penelitian, dan jembatan, serta serangan terhadap warisan budaya seperti gereja Ortodoks di Teheran Timur. Ia mengatakan bahwa tindakan tersebut secara terang-terangan melanggar hukum internasional dan menyerukan UNESCO untuk menanggapi kejahatan tersebut. Dalam panggilan tersebut, Lavrov kembali menegaskan posisi Rusia yang mengecam agresi militer terhadap Iran dan memberitahukan upaya-upaya Rusia untuk meredakan ketegangan. Lavrov menekankan bahwa semua pihak harus kembali ke jalur diplomasi dan mencari solusi politik untuk krisis ini. Rusia akan mengajukan berbagai inisiatif dan saran untuk meredakan ketegangan di kawasan dan mengendalikan krisis. Kedua menteri luar negeri sepakat untuk terus melakukan konsultasi dan koordinasi di bidang bilateral, regional, dan internasional. (Xinhua News Agency)