Dua hari ini lagi memikirkan tentang perhatian, benda itu benar-benar pedang bermata dua: saat tren berganti, otak saya juga ikut berganti, tangan pun jadi gatal, padahal sudah bilang "hanya observasi tanpa bertindak"... Saya pikir saya sedang mencari peluang, padahal sebenarnya sedang memberi likuiditas kepada orang lain, dan itu adalah yang paling emosional.



Terutama saat melihat jembatan lintas rantai lagi bermasalah, di grup ada yang panik dan sekaligus menyebarkan narasi lain, saya hampir ingin lompat ke kereta lain untuk mengikuti cerita baru. Setelah saya tinjau kembali, saya sadar bahwa setiap kali saya tertipu, itu bukan karena kurang informasi, melainkan karena saya menganggap "apa yang orang lain lihat" sebagai "apa yang harus saya lakukan".

Sekarang saya buatkan cara sederhana untuk diri sendiri: saat tren muncul, tunggu dulu, seperti akhir-akhir ini setelah ada harga anomali di oracle dan semua orang bilang "tunggu konfirmasi", saya jadikan kalimat itu sebagai mantra... menunggu konfirmasi bukan data di chain, melainkan impuls saya. Kalau memang kelewatan, ya sudah kelewatan, setidaknya jangan lagi menghidupkan diri dengan penyesalan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan