Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Belakangan ini, saya melihat laporan analisis yang dipublikasikan oleh market maker besar, Wintermute, dan saya mengerti satu hal. Singkatnya, situasi di mana altcoin tidak naik bukanlah sekadar stagnasi sementara, melainkan struktur pasar itu sendiri yang sedang berubah.
Jika melihat data, periode kenaikan altcoin pada tahun 2025 rata-rata sekitar 20 hari. Jika dibandingkan dengan sekitar 60 hari tahun sebelumnya, periode tersebut berkurang menjadi sepertiga. Artinya, altcoin tidak hanya tidak naik, tetapi bahkan saat naik pun, kenaikannya cepat berakhir. Dalam periode tersebut, hanya sejumlah kecil saham besar yang menyerap dana. Altcoin skala menengah dan kecil tetap mengalami penurunan yang berkelanjutan.
Mengapa hal ini terjadi? Dalam pasar konvensional, ada siklus di mana modal mengalir ke Bitcoin, kemudian ke Ethereum, dan selanjutnya menyebar ke seluruh altcoin. Alur naratif ini yang memunculkan pasar altcoin. Namun, siklus tradisional tersebut mulai melemah.
Penyebab utamanya adalah evolusi ETF dan perusahaan treasury aset digital. Mereka telah menjadi "kebun tertutup". Bitcoin, Ethereum, dan beberapa altcoin besar lainnya mendapatkan aliran modal yang stabil. Tapi karena objek investasi terbatas, pergerakan modal ke altcoin lain tidak terjadi. Likuiditas terkunci pada sejumlah saham tertentu.
Selain itu, minat investor individu beralih ke tema pasar saham seperti AI dan komputasi kuantum. Ini mempercepat latar belakang mengapa altcoin tidak naik.
Yang menarik adalah, situasi ini masih memiliki peluang untuk berubah. Ada tiga skenario yang dipertimbangkan. Pertama, ETF dan sejenisnya memperluas objek investasi. Karena pengajuan ETF untuk Solana dan XRP sedang berlangsung, tanda-tandanya sudah muncul. Kedua, kenaikan harga Bitcoin atau Ethereum menyebar ke seluruh pasar altcoin. Ada kemungkinan, tetapi berapa banyak modal yang benar-benar mengalir masih belum pasti. Ketiga, minat investor individu kembali ke aset kripto dari pasar saham. Ini juga dianggap sebagai skenario dengan kemungkinan paling rendah.
Pada akhirnya, prediksi yang bergantung pada siklus empat tahun konvensional sudah tidak berlaku lagi. Memahami aliran likuiditas dan perubahan psikologi investor menjadi sangat penting. Alasan altcoin tidak naik bukan hanya karena siklus pasar semata, tetapi karena mekanisme alokasi modal itu sendiri yang sedang berubah.