Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Belakangan ini berita tentang mata uang kripto Mt. Gox kembali memicu banyak diskusi. Mantan CEO Mark Karpelès mengajukan sebuah ide berani di GitHub: melakukan hard fork untuk mengembalikan Bitcoin yang telah dibajak dan dibekukan selama lebih dari 15 tahun.
Kisah uang ini memang layak diperhatikan. Sekitar 80.000 BTC terkunci di alamat yang tidak bisa diakses, saat Mt. Gox bangkrut dulu aset ini bernilai cukup besar, dan sekarang bahkan bernilai sangat tinggi. Karpelès berpendapat ini bukan kasus pencurian biasa, karena Bitcoin tersebut terlihat secara publik, berbeda dengan dana yang hilang di mixer dan dompet lain.
Solusinya cukup radikal: mengubah aturan konsensus Bitcoin agar jaringan bisa memindahkan Bitcoin tersebut ke alamat pemulihan. Kedengarannya sederhana, tetapi ada harga yang harus dibayar. Ini membutuhkan hard fork, yang berarti node, penambang, dan bursa harus melakukan upgrade. Karpelès mengakui ini adalah hard fork, tanpa menyembunyikannya.
Yang menarik, dia melihat proposal ini sebagai alat untuk memberi tekanan pada komunitas secara keseluruhan. Saat ini, kebuntuan terjadi karena pengelola Mt. Gox menunggu kepastian, sementara jaringan Bitcoin menunggu solusi konkret. Karpelès berharap patch ini bisa menjadi titik awal yang jelas untuk diskusi, memaksa komunitas memikirkan masalah ini secara serius.
Tentu saja, ada suara penolakan yang cukup keras. Di Bitcointalk, banyak yang memperingatkan bahwa ini bisa merusak sifat tidak dapat diubahnya Bitcoin. Mereka khawatir jika jaringan membuka preseden untuk Mt. Gox, di masa depan setiap serangan hacker besar akan menimbulkan permintaan serupa. Jika dibiarkan, Bitcoin bisa berubah menjadi sistem yang bisa digulingkan oleh tekanan sosial dan pengaruh politik, yang bertentangan dengan tujuan awalnya.
Ada juga kekhawatiran dari sudut pandang lain: jika perubahan protokol dikaitkan dengan keputusan hukum, itu sama saja memasukkan pengaruh pemerintah ke dalam jaringan yang terdesentralisasi. Ini menjadi ancaman terhadap independensi Bitcoin.
Karpelès tidak sepenuhnya menolak kritik tersebut, tetapi dia bersikeras bahwa Mt. Gox adalah kasus khusus. Tentang apa yang terjadi dan di mana dana berada, komunitas sudah mencapai konsensus luas. Dia membingkai ini sebagai perbaikan yang langka dan sangat spesifik, bukan sebagai alat umum.
Yang menarik, ada juga suara yang mendukung. Beberapa kreditur Mt. Gox menyatakan setuju, dengan alasan yang sangat pragmatis: banyak dari mereka hanya mendapatkan kembali sebagian kecil dari yang mereka miliki sebelumnya. Jika ada mekanisme yang memungkinkan lebih banyak dana kembali ke kreditur, itu patut dipertimbangkan secara serius.
Topik ini menyentuh konflik inti yang sering muncul dalam berita cryptocurrency: keseimbangan antara janji desentralisasi dan masalah nyata. Kisah Mt. Gox sendiri adalah salah satu kegagalan paling terkenal dari Bitcoin di awal. Dari 2010 hingga 2014, bursa ini pernah memproses sebagian besar transaksi Bitcoin di seluruh dunia, lalu runtuh karena serangkaian celah keamanan dan kekacauan internal. Akhirnya, sekitar 850.000 BTC hilang, yang saat itu bernilai hampir 500 juta dolar.
Pertanyaannya sekarang adalah: bagaimana komunitas akan memilih? Ini menyangkut pemahaman tentang esensi Bitcoin. Bagaimanapun, peristiwa berita cryptocurrency ini akan terus memicu pemikiran mendalam.