Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Chime Tunda IPO di Tengah Kekacauan Pasar yang Terkait dengan Tarif Baru AS
Temukan berita dan acara fintech teratas!
Berlangganan newsletter FinTech Weekly
Dibaca oleh eksekutif di JP Morgan, Coinbase, Blackrock, Klarna dan lainnya
Chime Tunda IPO Setelah Penurunan Pasar yang Tajam
Chime Financial, Inc., sebuah fintech berbasis AS yang menawarkan layanan perbankan mobile, telah menunda penawaran umum perdana (IPO) sebagai tanggapan terhadap ketidakstabilan pasar yang disebabkan oleh perkembangan geopolitik terbaru. Perusahaan telah mempersiapkan pengajuan laporan keuangannya ke regulator tetapi memilih untuk menunda proses tersebut karena kondisi yang memburuk.
Keputusan ini datang setelah pemerintahan AS mengumumkan tarif besar-besaran pada barang impor, yang memicu penurunan signifikan di pasar saham global.
Tarif AS Memicu Penjualan Global
Pengumuman perdagangan Presiden Trump mencakup tarif dasar sebesar 10% pada semua barang impor dan kenaikan yang ditargetkan untuk negara seperti China, Taiwan, dan India. Pengumuman ini menyebabkan penurunan pasar yang cepat, dengan lebih dari $6,6 triliun nilai hilang dari Wall Street dalam hanya dua hari.
Indeks utama termasuk Dow Jones dan S&P 500 mencatat penurunan selama beberapa hari lebih dari 5%. Dampaknya sangat parah bagi saham teknologi dan fintech, yang bergantung pada rantai pasokan internasional untuk perangkat lunak, infrastruktur, dan layanan.
Chime Bergabung dengan Klarna dalam Menunda Rencana IPO
Chime tidak sendiri dalam mengevaluasi kembali rencana pencatatan publiknya. Klarna, fintech berbasis Swedia yang dikenal dengan layanan beli sekarang, bayar nanti, juga baru-baru ini menunda persiapan IPO-nya. StubHub dan perusahaan lain di berbagai sektor telah mengambil langkah serupa karena kepercayaan investor tetap di bawah tekanan.
Penundaan ini mencerminkan meningkatnya kehati-hatian di antara perusahaan yang berencana masuk pasar publik pada paruh pertama tahun 2025.
Tentang Chime
Didirikan pada tahun 2012, Chime menyediakan layanan perbankan melalui mitra Stride Bank dan The Bancorp Bank. Produk-produknya meliputi:
Chime terutama melayani warga Amerika muda dengan pendapatan sedang, fokus pada pengguna yang mencari alat keuangan sederhana dan berbasis mobile.
Tidak Ada Jadwal Baru Diumumkan
Chime belum membagikan tanggal IPO yang direvisi. Perusahaan akan terus memantau kondisi pasar dan menentukan waktu yang tepat untuk melanjutkan. Penundaan ini dipandang sebagai langkah pencegahan untuk menjaga nilai jangka panjang dan menghindari masuk ke pasar yang tidak stabil.
Keputusan ini menegaskan pentingnya timing dalam lingkungan pasar saat ini, terutama bagi perusahaan fintech yang menavigasi dampak dari perubahan kebijakan ekonomi dan sentimen investor.